Breaking News:

Virus Corona

China Lockdown Setengah Juta Warga saat Beijing Berjuang Lawan Klaster Baru Covid-19

Para pejabat kesehatan mengatakan wilayah Anxin-sekitar 150km dari Beijing-akan "sepenuhnya tertutup dan dikendalikan."

AFP/NOEL CELIS
Petugas medis melakukan swab test pada warga di Beijing (16/6/2020). Situasi penyebaran virus corona di ibukota Cina tersebut masuk ke dalam kategori 'sangat parah', setelah 27 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona dari cluster baru di Beijing, dan membuat otoritas setempat melakukan pelacakan serta pengujian Covid-19 besar-besaran. AFP/NOEL CELIS 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - China memberlakukan lockdown ketat pada hampir setengah juta orang di provinsi Hebei, yang menjadi klaster baru virus corona atau Covid-19, pada Minggu (28/6/2020).

Pemerintah China memperingatkan wabah Corona (Covid-19) masih  "parah dan rumit."

Baca: Covid-19 Hampiri 147 Pasar di Indonesia, 768 Pedagang Tercatat Positif Corona

Setelah sebagian besar China terkendali dari Covid-19, ratusan orang telah terinfeksi di Beijing dan provinsi Hebei, dalam beberapa minggu terakhir.

Para pejabat kesehatan mengatakan  wilayah Anxin-sekitar 150km dari Beijing-akan  "sepenuhnya tertutup dan dikendalikan."

Tindakan ketat yang sama pernah juga diterapkan di kota Wuhan, pada awal tahun ini.

Otoritas setempat menjelaskan,
hanya satu orang dari setiap keluarga akan diizinkan untuk pergi keluar sekali sehari untuk membeli kebutuhan seperti makanan dan obat-obatan.

Langkah ini datang setelah 14 kasus baru virus dilaporkan dalam 24 jam terakhir di Beijing, sehingga  total menjadi 311 kasus, sejak pertengahan Juni dan memacu tes kepada jutaan penduduk.

Wabah ini pertama kali terdeteksi di
Pasar Xinfadi, Beijing
yang memasok banyak produk makanan dan sayur segar kota itu. Ini memicu keprihatinan atas keamanan rantai pasokan makanan.

"Hampir sepertiga dari kasus sejauh ini telah dikaitkan dengan satu bagian daging sapi dan kambing di pasar, di mana para pekerja sedang dikarantina selama sebulan," pejabat kota mengatakan hari Minggu (28/6/2020).

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved