Breaking News:

Virus Corona

Bupati Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 di Banyumas Hingga Sebulan Lagi

Berdasarkan penelitian angka reproduksi (RT) di Kabupaten Banyumas masih lebih dari 1 yang artinya wabah belum terkendali penuh.

Tribun Jateng/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein. 

TRIBUNNEWS.COM, PURWOKERTO - Masa tanggap darurat virus corona (Covid-19) di Kabupaten Banyumas diperpanjang satu bulan lagi.

Bupati Banyumas Achmad Husein akan melakukan tes secara massif sekitar 4.000 sampel swab.

"SK Bupati tentang tanggap darurat kita perpanjang 1 bulan lagi. Kita ingin ekonomi bergerak cepat tapi masyarakat aman. Oleh sebab itu tes massal, betul-betul kita gerakkan," ujar Bupati Banyumas Achmad Husein kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (30/6/2020).

Menurut bupati, pasar akan menjadi prioritas utama dari tes tersebut.

Selain pasar Aparatur Sipil Negara (ASN) juga turut ikut tes, begitu pula dengan anggota DPRD.

"Hadapi kenyataan ini, mau hasilnya positif dan negatif kita hadapi," tandasnya.

Berdasarkan penelitian angka reproduksi (RT) di Kabupaten Banyumas masih lebih dari 1 yang artinya wabah belum terkendali penuh.

Baca: Sekeluarga di Kalibagor Banyumas Positif Corona, Total 76 Kasus Covid-19 Terkonfirmasi

Baca: 10 Petugas dan Warga Isolasi Mandiri Setelah Pasien Positif Covid-19 dari Jakarta Mudik ke Banyumas

Dari hasil perhitungan estimasi tersebut untuk periode 16 Maret s/d 24 Mei 2020 dihasilkan angka Reproduksi efektif (RT) Rt=1,13, yang berarti masih ada potensi penambahan kasus positif di Banyumas.

Hal itu disampaikan oleh akademisi Unsoed Fakultas Kedokteran, dr. Yudhi Wibowo, M.PH yang melakukan perhitungan menggunakan rumus EpiEstim dari Thompson, dkk.

Dengan dasar penelitian yang sudah ada, untuk acuan ia mengambil dari 11 jurnal penelitian, dengan R0 Covid-19 = rerata 3,28 artinya 1 orang sakit Covid-19, bisa menularkan 3 orang.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved