Breaking News:

Virus Corona

Lima Prediksi LSI Denny JA Soal Virus Corona Diklaim Relatif Akurat

Prediksi pertama, terbukti benar, bahwa di Juni 2020 secara bertahap publik mulai kerja lagi. BUMN mengawalinya.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/henry lopulalan
MACET - Kepadatan dan kemacetan terlihat di Jalan Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (29/6/2020). Jalan protokol mulai normal sejalan dengan mulai dibukanya perkantoran dan tempat-tempat usaha. WARTA KOTA/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengklaim mayoritas prediksi lembaganya soal pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) masih relatif akurat.

Setidaknya ada lima hal yang dapat menjadi parameter.

Prediksi pertama, terbukti benar, bahwa di Juni 2020 secara bertahap publik mulai kerja lagi. BUMN mengawalinya.

Terbukti, kata Denny, rumah ibadah di Jakarta mulai 5 Juni 2020 dibuka.

Baca: Riset LSI Denny JA: 158 Wilayah Siap Jalani New Normal Per 5 Juni, Berikut Daftarnya

Berikutnya area publik lain mengikuti, mulai dari kantor hingga mal dan resto. LSI Denny JA mencatat 158 wilayah, di lima pulau besar, bisa bekerja di Juni 2020.

“Jadi saya pikir prediksi LSI tak bisa dianggap salah. Sebab Kepatuhan pada PSBB dan protokol kesehatan yang disyaratkan untuk modeling prediksi itu dilanggar,” tuturnya.

Kedua, lanjutnya, terjadi penurunan kasus Covid-19 secara signifikan pada Juni 2020. Zona merah dari 108 wilayah menurun menjadi 57 wilayah. Kendati memang yang terpapar virus Korona masih banyak setelah Juni berakhir.

Hal Itu memang sejak awal sudah diperhitungkan. Sebab yang akan diprediksi adalah peristiwa sosial, bukan peristiwa alam yang bnyak hal tak terduga bisa terjadi.

Baca: LSI Denny JA Paparkan Tiga Alasan Masa PSBB Harus Berakhir

Menurut dia, prediksi yang bertanggung jawab harus menyertakan asumsi dan disclaimer. Itulah sebabnya kami juga mempublikasikan asumsi dan disclaimer menyertai prediksi.

Halaman
123
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved