Breaking News:

Virus Corona

Klaim Kementan soal Kalung Antivirus Corona, Fahri Hamzah: Biarkan, Jangan Mencemooh

Menurutnya, temuan tersebut tidak boleh menjadi bahan ejekan lantaran bisa saja vaksin ditemukan di Indonesia yang memilki jutaan tanaman herbal

Tribunnews.com/ Larasati Dyah Utami
Fahri Hamzah di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengklaim kalung kayu putih produk Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mampu membasmi virus corona atau Covid-19.

Merespons hal itu, eks Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut biarkan Kementan untuk melakukan riset dan inovasi dalam penanganan Covid-19.

Baca: Tanaman Eucalyptus Akan Diproduksi dalam Bentuk Kalung, Apakah Ampuh Atasi Covid-19? Ini Kata Pakar

Menurutnya, temuan tersebut tidak boleh menjadi bahan ejekan lantaran bisa saja vaksin ditemukan di Indonesia yang memilki jutaan tanaman herbal.

Hal itu disampaikannya dalam live IG Viva bertajuk 'Indonesia Di Mata Fahri Hamzah', Senin (6/7/2020).

"Kan gini, di rumah saya itu ada tanaman yang ditakuti oleh nyamuk, katakanlah virus itu adalah semacam nyamuk dalam bentuk yang tidak nampak lebih kecil, mungkin dia ( virus corona) ada rasa takut dengan bau-bau tertentu, ya mungkin saja tapi jangan mencemooh biar saja dia buktikan," kata Fahri.

"Jangan-jangan obat ini memang nanti akan ditemukan di Indonesia yang kaya raya, lautnya kaya, hutannya kaya, herbalnya kaya, memang jangan jangan ketemunya di kita. Biarkan jangan mencemooh," imbuhnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia ini menyarankan agar lembaga riset melakukan penelitian lebih lanjut terkait kalung eucalyptus itu.

Ia meyakini bukan tidak mungkin, vaksin virus Corona yang saat ini sedang diteliti di seluruh dunia ternyata ada di Indonesia.

Fahri juga meminta pemerintah untuk mendukung riset dan inovasi yang dilakukan anak bangsa.

Baca: Terkait Amarah Presiden Jokowi ke Para Menteri, Fahri Hamzah: Bisa Runtuh Wibawa Seorang Presiden

"Jangan-jangan itu memang temuan lalu dicek suruh ke WHO, tapi WHO ini kan konspiratif. Suruh itu lembaga Eijkman kita, suruh itu Biofarma cek benar atau tidak," ucapnya.

"Jangan negara sok tahu, sok negara doang yang bisa ngerjakan ini, rakyat tahu ada jamuz ada empon empon, ada akar kayu, ada segala macam. Ini keajaiban obat-obatan lokal kita ini belum kita ungkap banyak. Itu yang saya kira jadi salah satu PR kita ke depan," pungkas Fahri.

Penulis: chaerul umam
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved