Breaking News:

Virus Corona

RS Wisma Atlet Masih Mampu Tangani Lonjakan Pasien Covid-19 Beberapa Hari Terakhir

Meski begitu Saleh mengatakan RS Wisma Atlet masih mampu menampung jika nantinya pasien bertambah.

TRIBUN/CECEP BURDANSYAH
Pemandangan dari kamar pasien di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (2/5/2020). Wisma Atlet Kemayoran telah dialihfungsikan menjadi RS Darurat Covid-19, setelah pandemi Virus Corona mendera Indonesia. TRIBUNNEWS/CECEP BURDANSYAH 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran masih mampu menangani lonjakan pasien terkait Covid-19 yang dirawat inap dalam waktu beberapa hari terakhir.

Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Wapangkogasgabpad) Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Brigjen TNI Saleh Mustafa membenarkan adanya lonjakan pasien Covid-19 yang dirawat dalam waktu beberapa hari terakhir.

Meski begitu Saleh mengatakan RS Wisma Atlet masih mampu menampung jika nantinya pasien bertambah.

"Beberapa hari terakhir memang ada peningkatan jumlah pasien covid-19 dari masyarakat. Namun secara umum saat ini RS Wisma Atlet masih mampu menampung pasien tambahan," kata Saleh saat dihubungi Tribunnews.com pada Selasa (14/7/2020).

Baca: Pasien Positif Covid-19 di RS Wisma Atlet Lebih dari 1.000 Orang Selama Enam Hari Berturut-turut

Selain itu Saleh juga mengatakan saat ini jumlah tenaga medis dan relawan medis yang bertugas di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran masih mampu menangani jumlah pasien hingga saat ini.

Ia mengatakan saat ini terdapat sekitar total 5 ribu tenaga medis dan relawan medis tang bertugas di tumah sakit tersebut.

"Para tenaga medis dan relawan medis total ada sekira 5 ribu orang, jadi sampai saat ini masih mampu untuk mengatasi kenaikan jumlah pasien tersebut," kata Saleh.

Kepala Kesehatan Kodam Jaya (Kakesdam Jaya) Kolonel Ckm dr Stefanus Dony mengatakan daya tampung RS Wisma Atlet Kemayoran saat masih mampu menampung kemungkinan adanya lonjakan pasien.

Dony mengatakan RS Wisma Atlet memiliki kapasitas 5.700 tempar tidur.

"Daya tampung masih cukup karena memang kapasitas bisa menampung 5.700 tempat tidur dan tenaga medis juga cukup. Memang sudah disiapkan untuk kemungkinan pelonjakan pasien," kata Dony saat dihubungi Tribunnews.com pada Rabu (15/7/2020).

Halaman
123
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved