Breaking News:

Virus Corona

Virus Corona yang Menyebar di Italia Datang dari China? Ini Menurut Hasil Penelitian

Hasil studi terbaru, strain virus corona paling awal beredar di Italia tidak datang langsung dari China.

ANDREAS SOLARO / AFP
Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Dokter di Italia mengklaim negaranya sudah bebas dari corona. 

TRIBUNNEWS.COM - Italia merupakan satu di antara negara yang mulai bisa mengendalikan penyebaran virus corona.

Padahal, bulan lalu, Italia menjadi negara kedua setelah AS, yang terdampak parah akibat Covid-19.

Kini, mereka mulai melakukan banyak penelitian terkait asal mula virus corona yang menyerang negaranya.

Hasil studi terbaru, strain virus corona paling awal beredar di Italia tidak datang langsung dari China.

Bila bukan dari China, lantas dari mana strain awal virus menyebar di negara spaghetti?

Para peneliti di Milan mengumpulkan lebih dari 300 sampel darah pasien Covid-19 dari wilayah Lombardy antara Februari dan April dan melacak asal-usul strain virus melalui perubahan gen mereka.

Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun  pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Dokter di Italia mengklaim negaranya sudah bebas dari corona.
Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Dokter di Italia mengklaim negaranya sudah bebas dari corona. (ANDREAS SOLARO / AFP)

Baca: Geger Kemunculan Sekte Seks Pimpinan Kakek 77 Tahun di Italia, Diduga Lecehkan Puluhan Gadis Belia

Italia adalah negara pertama di dunia yang memberlakukan pembatasan perjalanan yang melarang semua penerbangan dari China.

"Tetapi malah ada rantai transmisi yang tidak secara langsung melibatkan China," kata para peneliti yang dipimpin oleh Profesor Carlo Federico Perno dari Universitas Milan, dikutip dari SCMP, Rabu (22/7/2020).

Lombardy telah menyumbang lebih dari sepertiga dari kasus virus corona di Italia.

Ini adalah wilayah terkaya Italia dengan bisnis yang berkembang, koneksi transportasi internasional, dan daerah perkotaan padat penduduk.

Halaman
123
Penulis: Inza Maliana
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved