Breaking News:

Virus Corona

Anies Baswedan: Masyarakat Paham Protokol Kesehatan, Tapi Pelaksanaannya Kurang Konsisten

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan masyarakat sebenarnya sudah paham dan tahu soal aturan protokol kesehatan.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan masyarakat sebenarnya sudah paham dan tahu soal aturan protokol kesehatan.

Hanya saja, permasalahan di lapangan adalah konsistensi dalam melaksanakannya.

"Kita semua mengetahui protokolnya. Yang menjadi tantangan adalah melaksanakannya. Pengetahuannya ada, tapi pelaksanaannya, ini semua tentang konsistensi," kata Anies Baswedan dalam konferensi pers virtual, Rabu (29/7/2020).

Baca: Terbitkan Ingub 45/2020, Anies Ingin Kembangkan Ekosistem Kesenian di Tengah Pandemi

Menyikapi hal itu, Pemprov DKI Jakarta merasa perlu untuk kembali mengingatkan dan menyosialisasikan aturan pelaksanaaan potong hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Di antaranya, kegiatan pemotongan hewan kurban hanya dihadiri panitia kurban yang dibatasi jumlahnya.

Panitia juga diminta mengurai atau menghalau jika terjadi kerumunan.

Saat pelaksanaan berlangsung, setiap individu diwajibkan menggunakan masker.

Baca: Hindari Kerumunan di Lokasi Pemotongan Hewan Kurban, Anies Minta Warga Percayakan Pada Panitia

"Kepada semua yang bertugas harus menggunakan masker dan jaga jarak. Penggunaan masker ini sangat instrumental, ini bagian kebiasaan baru yang harus kita lakukan sama-sama," jelas Anies Baswedan.

Bagi kelompok masyarakat yang berisiko diminta tidak hadir di lokasi pemotongan.

Seperti anak-anak, masyarakat berusia lanjut, dan orang yang memiliki penyakit bawaan.

Baca: Kasus Covid-19 di Jakarta Terus Meningkat, Anies Beberkan Pokok Persoalannya

Usai pemotongan daging, panitia juga diminta langsung mendistribusikannya langsung ke rumah-rumah mustahik atau, mereka yang berhak menerima.

Sementara bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban, sebisa mungkin diminta menjaga jarak.

Alias, menitipkan pembelian kepada panitia atau membelinya secara daring.

"Tujuannya mengurangi potensi interaksi. Kita berkeinginan di dalam merayakan Idul Adha tahun ini, seperti juga Idul Fitri kemarin. Kami berharap Idul Adha kali ini juga sama, sesudah ini tidak terjadi lonjakan kasus di lingkungan kita masing-masing," kata Anies.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved