Breaking News:

Virus Corona

Pakar Epidemiologi Menyarankan Agar Pemprov DKI Jakarta Kembali Perpanjang PSBB Transisi

Saat ini terdapat lima wilayah administratif kota yang masih berstatus zona merah atau punya risiko tinggi penularan Covid-19.

Warta Kota/Alex Suban
Ilustrasi: Bundaran HI saat pelaksanaan PSBB di DKI Jakarta. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masa PSBB transisi di DKI Jakarta akan habis pada 30 Juli 2020.

Saat ini terdapat lima wilayah administratif kota yang masih berstatus zona merah atau punya risiko tinggi penularan Covid-19.

Pakar Epidemiologi FKM UI Pandu Riono menyarankan Pemprov DKI tetap mempertahankan masa PSBB transisi.

"Jadi status quo bisa dipertahankan masa PSBB transisi. Tidak usah balik lagi ke PSBB. PSBB jangan dicabut, transisinya dipertahankan," kata Pandu saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2020).

Baca: Percepatan Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Tempatkan Dana Rp 2 Triliun di Bank DKI

Perihal pengawasan dan evaluasi pelaksanaan di masa transisi dua pekan ke belakang, Pandu meminta Pemprov mengumpulkan seluruh pengelola kegiatan yang dibuka saat masa transisi.

Kemudian minta kepada seluruh pengelola untuk memaparkan pelaksanaan di tempatnya apakah telah menyiapkan dan menerapkan protokol kesehatan dengan benar atau tidak.

Sebab jika lalai, tak menutup kemungkinan penambahan kasus akan terus melonjak, dan bahkan terbentuk klaster-klaster baru di tengah masyarakat.

Baca: Puskesmas Setiabudi Benarkan Ada Kasus Positif Covid-19 di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta

"Sudah pasti kalau ada pelonggaran ada kluster baru. Karena mereka tidak mengikuti protokol," ucap Pandu.

"Tinjau ulang apakah sudah menyiapkan dan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Ingatkan kembali pentingnya protokol kesehatan Covid-19," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved