Breaking News:

Aksi Penanggulangan Bencana

Kantor Pusat ACT Sementara Tutup, Layanan Kemanusiaan dan Kurban Tetap Optimal

Saat ini 11 personel di kantor pusat ACT dan 1 anggota keluarga personil dinyatakan positif terpapar Covid-19 setelah melakukan swab test.

Aksi Cepat Tanggap
Global Qurban-ACT akan menargetkan 100.000 kurban setara kambing. 

TRIBUNNEWS.COM - Lima bulan sudah pandemi Covid-19 mendera Indonesia. Tidak hanya menyerang di aspek kesehatan saja, Covid-19 juga melumpuhkan sendi ekonomi bangsa. Luasnya dampak multidimensi dari wabah tersebut menggerakkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk berada di lini terdepan melayani jutaan masyarakat Indonesia dan dunia yang terdampak.

Sejak Maret hingga akhir Juli ini, tercatat sekitar 250 ribu aksi kemanusiaan dilakukan dan menjangkau 26 provinsi di Indonesia dan 5 negara terdampak krisis kemanusiaan.

Aksi tersebut meliputi layanan kesehatan dan disinfeksi, rangkaian program pemenuhan kebutuhan pangan, hingga pemberdayaan bagi masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi dari pandemi.

Baca: Salurkan Daging Kurban Terbaik, PD Dharma Jaya Sambut Baik Sinergi dengan ACT

Lebih jauh, aksi ini melibatkan ratusan ribu dermawan, puluhan ribu relawan, dan ratusan karyawan di 43 kantor cabang ACT di 34 provinsi, dengan menaati peraturan pemerintah dalam menjalankan protokol penanganan Covid-19.

Presiden Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar menyampaikan, masifnya penanganan dampak Covid-19 tidak terlepas dari mendesaknya kebutuhan masyarakat selama pandemi, utamanya medis dan pangan.

“Selama lima bulan terakhir ini, pandemi kian menggerogoti sektor medis dan ekonomi umat. Dampaknya sangat signifikan. Oleh karenanya kami terus berjuang membersamai perjuangan tim medis di garda terdepan hingga mendampingi masyarakat prasejahtera yang terdampak langsung resesi ekonomi akibat wabah corona. Kami gerakkan kepedulian masyarakat dan menyalurkannya melalui pendistribusian pangan hingga pemberdayaan usaha ultra mikro,” terang Ibnu, Kamis (30/7/2020).

Baca: Wagub DKI Resmikan Program Sentra Qurban Terbaik yang Diinisiasi ACT

Dalam memberikan layanan terbaik bagi jutaan umat di masa pandemi ini, keluarga besar ACT pun tak luput dari ujian. Seiring dengan meningkatnya angka kasus positif Covid-19 di Indonesia, saat ini 11 personel di kantor pusat ACT dan 1 anggota keluarga personil dinyatakan positif terpapar Covid-19 setelah melakukan swab test.

Penanganan sesuai protokol Covid-19 telah dilakukan, termasuk melaporkan kondisi ini ke ke Gugus Tugas Covid-19 Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Para personil tersebut langsung ditangani oleh tim dokter khusus, diberikan penanganan medis intensif, dan dukungan nutrisi optimal dalam proses isolasi mandiri sesuai protokol yang ada. Alhamdulillah, perkembangan kesehatan mereka semakin baik hingga hari ini.

 “Setelah 11 personil ACT dan 1 anggota keluarga dinyatakan terpapar Covid-19, kami berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Maka, ACT mengambil kebijakan untuk menutup sementara aktivitas kantor pusat ACT di Menara 165, Jakarta Selatan, untuk maslahat yang lebih besar,” tegas Ibnu.

Baca: Tribunnews Bersama Cardinal dan ACT Donasikan 1.500 Lembar Masker ke Pondok Pesantren di Banten

Penutupan kantor pusat ini dimulai sejak Jumat (31/7/2020) hingga Ahad (2/8/2020). Kantor pusat ACT akan beraktivitas kembali pada Senin (3/8/2020) mendatang.

Namun, ACT berkomitmen tetap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, baik di bidang kemanusiaan maupun dalam penyelenggaraan Iduladha melalui dukungan 43 kantor cabang ACT dan optimalisasi layanan online.

“Dengan segala kerendahan hati, kami mohon kesediaan sahabat-sahabat dermawan untuk mendoakan mereka agar kembali sehat wal afiat. Serta bagi ribuan relawan dan ratusan karyawan lainnya dijaga Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar tetap dalam kondisi prima, agar mampu optimal bekerja dalam berbagai misi kemanusiaan nasional dan global,” tutup Ibnu. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved