Breaking News:

Penanganan Covid

Kepala BNPB Sebut Risiko di Zona Merah yang Melaksanakan Pilkada Cenderung Menurun

Kepala BNPB Doni Monardo menyebut zonasi risiko daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak cenderung menurun.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Doni Monardo 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyebut zonasi risiko daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak cenderung menurun.

Ia berujar berdasarkan data yang dihimpun BNPB selama 4 minggu terakhir, Doni mengatakan pada daerah yang melaksanakan Pilkada  cenderung terjadi penurunan, dibandingkan dengan daerah yang tidak melaksanakan Pilkada.

Baca: BNPB: 2 Ribu Bencana Terjadi hingga September, 99 Persen Kategori Hidrometeorologi

“Data daerah yang melaksanakan Pilkada justru ada penurunan jumlah zonasi yang berisiko tinggi dari 45 ke 29 kabupaten/kota. Sedangkan di daerah yang tidak ada Pilkada, justru terjadi peningkatan dari 25 ke 33 kabupaten/kota,” kata Doni di Jakarta, Jumat (2/10/2020).

Namun ia menegaskan baik daerah yang melaksanakan Pilkada maupun yang tidak melaksanakan Pilkada sangat tergantung kepada ketaatan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Ketua Satgas Covid-19 itu optimis jika aturan dipatuhi, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 akan berjalan dengan baik ke depannya.

Baca: BNPB Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Peralihan Musim

“Manakala aturan yang ada ditepati, ditaati dan dipatuhi dan mereka yang melanggar diberi sanksi, kita yakin pelaksanaan Pilkada bisa berjalan lebih baik lagi,” tegasnya.

Dalam Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pelaksanaan Kampanye Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kantor Kemendagri, Jakarta Doni menjelaskan pada zona merah trend jumlah berkurang dari 45 ke 29 kabupaten/kota.

Adapun pada zona orange trend jumlah bertambah dari 152 ke 190 kabupaten/kota, pada zona kuning trend berkurang dari 72 ke 67 kabupaten/kota, serta pada zona hijau trend jumlah berkurang dari 40 ke 23 kabupaten/kota.

Baca: Legislator PKS Minta BNPB Perbanyak Kampanye Mitigasi Bencana

“Pada 309 kabupaten/kota diantaranya 270 daerah (9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota) ditambah kabupaten/kota yang tidak melaksanakan Pilkada tetapi provinsinya melaksanakan Pilkada,” katanya.

Sedangkan untuk 205 kabupaten/kota yang tidak melaksanakan Pilkada, pada zona merah trend jumlah bertambah dari 25 ke 33 kabupaten/kota, zona orange trend jumlah fluktuatif cenderung konstan.

Adapun zona kuning trend jumlah bertambah dari 42 ke 45 kabupaten/kota, dan zona hijau trend jumlah berkurang dari 23 ke 12 kabupaten kota.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved