Jumat, 29 Agustus 2025

Virus Corona

Doni Monardo Sebut Banyak Dokter Meninggal Dunia Akibat Tertular Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala

Doni Monardo mengatakan banyak tenaga medis yang meninggal dunia karena tertular virus corona dari orang tanpa gejala (OTG).

Tangkap layar channel YouTube BNPB Indonesia
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan banyak tenaga medis yang meninggal dunia karena tertular virus corona dari orang tanpa gejala (OTG).

Doni menyebut sebanyak 60 persen tenaga medis yang gugur karena Covid-19 adalah dokter umum.

Hal itu disampaikan Doni Monardo usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi melalui virtual, Senin (12/10/2020).

“Padahal mereka tidak langsung berhadapan dengan pasien Covid-19, sehingga dapat kita simpulkan bahwa risiko dokter sangat tinggi," kata Doni.

Baca juga: Penyerapan Anggaran Covid-19 Baru 48 Persen dari Total Rp 695,2 Triliun

"Mereka yang bukan pasien Covid ternyata sudah OTG yang justru menulari para dokter,” tambahnya.

Lebih lanjut, Doni pun mengajak masyarakat untuk disiplin menaati protokol kesehatan, mulai dari mengunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Tentunya, kebiasaan itu bisa diterapkan juga saat berobat ke dokter umum.

Baca juga: 41 Orang Dinyatakan Positif Covid-19, Gedung DPR RI Lockdown Mulai Hari Ini Hingga 8 November 2020

"Kalau kita sayang dan ingin lindungi dokter, kita harus patuh, disiplin untuk taati protokol kesehatan," ungkapnya.

Diketahui, sebanyak 130 dokter meninggal dunia akibat Covid-19 hingga Sabtu (3/10/2020).

Data itu berasal dari Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI).

Instruksi Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih di atas rata-rata dunia.

Untuk itu, Presiden Jokowi menginstruksikan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk menekan angka kematian.

Satu arahan yang disampaikan Presiden Jokowi yakni pasien Covid-19 jangan terlambat dalam penanganan di rumah sakit (RS).

Baca juga: 12.084 WNI Meninggal Dunia karena Covid-19 di Dalam dan Luar Negeri

Hal itu disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi melalui virtual, Senin (12/10/2020).

"Angka kematian memang masih relatif tinggi, karena berada di atas angka kematian global. Nah inilah tugas kita bersama," ucap Doni.

"Tadi Presiden mengingatkan agar pasien jangan sampai terlanjur parah sehingga baru dapat perawatan," tambahnya.

Menurut Doni, upaya yang harus dilakukan yakni dengan memberikan penanganan secara maksimal.

Meski, pasien dalam gejala ringan saat menjalani isolasi.

Baca juga: Joy Tobing Dinyatakan Negatif Covid-19: Aku Sudah Siap Manggung Lagi

"Dengan demikian pada kasus-kasus yang masih menunjukkan gejala ringan ini yang harus segera dilakukan upaya untuk pengobatan," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memastikan terus bekerja keras untuk menekan angka kematian akibat Covid-19.

Meski, hasil saat ini menunjukan bahwa kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih di atas rata-rata dunia.

Namun, Jokowi menilai bahwa dalam situasi saat ini pemerintah telah berupaya maksimal dalam menekan kematian.

Baca juga: Joy Tobing Menangis Saat Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Kegiatan Ekonomi Nasional, Senin (12/10/2020).

"Kita juga sudah bisa menekan angka rata-rata kematian. Meski masih di atas dunia. Di 3,55 persen. Ini lebih baik dibandingkan dua minggu yg lalu yang berada di angka 3,77 persen," kata Jokowi.

"Namun, masih lebih tinggi sekali lagi dari rata-rata kematian dunia yang berada di angka 2,88 persen," tambahnya.

Lebih lanjut, Presiden mengatakan bahwa angka itu menunjukan pemerintah harus lebih bekerja keras menekan kematian akibat Covid-19.

Selain itu, pentingnya menerapkan protokol kesehatan yakni 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,red) di lingkungan masyarakat.

"Ini saya kira tugas besar kita ada di sini. Bagaimana angka rata-rata kematian bisa ditekan terus," tegas Jokowi.

Catatan Redaksi:

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin) Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan