Breaking News:

Penanganan Covid

Satgas: Menggunakan Masker Medis Menutup Rantai Penularan Covid-19 Hingga 70 Persen

Dewi Nur Aisyah mengatakan, perlunya kedisiplinan individu maupun disiplin kolektif dalam rangka menegakkan protokol kesehatan di masyarakat.

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ketika obat Covid-19 belum ditemukan, maka langkah yang bisa kita lakukan adalah menghindari penularan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain mengonsumsi makanan yang bergizi, kita juga perlu berolahraga teratur agar pertahanan tubuh semakin kokoh. Ketika kita berolahra sebatas jalan kaki, penggunaan masker diperbolehkan, akan tetapi jika olahraga yang intensitasnya sudah sedang menuju berat, seperti jogging apalagi lari, sebaiknya tidak pakai masker dikarenakan jogging atau lari sambil memakai masker berisiko menyebabkan terjadinya pneumothorax atau kolaps paru. Sehingga untuk kedua olahraga tersebut, kita paling baik melakukannya di rumah menggunakan treadmill dan tanpa masker, selama pandemi. TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 dr. Dewi Nur Aisyah mengatakan, perlunya kedisiplinan individu maupun disiplin kolektif dalam rangka menegakkan protokol kesehatan di masyarakat.

Terlebih, dr Dewi menyebut jika senjata yang paling utama untuk memutus rantai penularan virus Corona adalah memaksimalkan 3 M. Yakni, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Hal itu disampaikannya dalam dialog bertajuk Covid-19 Dalam Angka: Aplikasi Monitoring Perubahan Perilaku melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (29/10/2020).

"Mencuci tangan menggunakan sabun potensi penularan aja ini bisa turun sampai dengan 35 persen. Kalau kita menggunakan masker kain ini berbahan katun tiga lapis ini resikonya turun sampai 45 persen sedangkan kalau menggunakan masker medis ini sampai menutup rantai penularan sampai efektifitasnya 70 persen," kata dr Dewi.

Baca juga: Pemilik SIM C Kabarnya Akan Dapat Bantuan Covid-19 Rp 900.000 Per Bulan, Begini Penjelasannya

"Menjaga jarak minimal 1 meter ini mampu mengurangi resiko sampai dengan 85 persen, tambahnya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa Satgas Covid-19 tak akan berhenti dan bosan untuk terus mengingatkan masyarakat Indonesia menerapkan disiplin protokol kesehatan 3M.

"Kita ingin merubah yang awalnya terjadi kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat, menjadi ketahanan kesehatan masyarakat. Bedanya jauh," ucap dr. Dewi.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved