Virus Corona

Konjen RI Jeddah Ingatkan Jemaah Umrah Lebih Disiplin

Konjen RI Jeddah Eko Hartono berharap jamaah umrah Indonesia dapat lebih displin menerapkan protokol kesehatan.

Editor: Adi Suhendi
STR / AFP
Jamaah umrah sedang tawaf mengelilingi Kakbah dengan mengikuti garis melingkar di pelataran Kakbah. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JEDDAH - Konjen RI Jeddah Eko Hartono berharap jamaah umrah Indonesia dapat lebih displin menerapkan protokol kesehatan.

Hal tersebut diungkapkan dia menyikapi kembali 279 jamaah umrah kloter 1 dan 2 ke tanah air, Kamis (12/11/2020).

"Kesannya adalah jamaah perlu lebih disiplin dan menjaga diri," ujar Eko saat dihubungi Tribunnews.com

Ia menyebut, pemerintah Arab Saudi masih mencari pola yang pas dalam penyelenggaran umrah saat pandemi Covid-19.

Baca juga: Rombongan Perdana Umrah Indonesia Pulang, 13 Jemaah yang Positif Covid-19 di Karantina Arab Saudi

Sehingga tak heran, beberapa aturan berubah dalam hitungan hari, seperti tes swab dan karantina jamaah.

"Tapi saya tegaskan bahwa Arab Saudi juga masih mencari pola penanganan yang lebih pas jamaah internasional. Makanya ada ganti-ganti kebijakan seperti karantina tidak segera setelah tiba. Diganti jadi begitu tiba, diswab. Kalau negatif boleh umrah, trus baru karantina. Jadi dibalik," ungkap dia.

Eko melanjutkan, kloter 1 dan 2 dari Indonesia ini merupakan kloter ujicoba dari aturan pemerintah Raja Salman itu saat pembukaan umrah jamaah internasional yang dibuka mulai awal November lalu.

"Memang sifatnya uji coba jadi masih ada hal-hal baru yang buat kurang nyaman. Misal, karantina, swab beberapa kali, dan lainnya. Ini sepertinya bikin sebagain jamaah agak tertekan dan kurang nyaman," jelas Eko.

Baca juga: 279 Jamaah Indonesia Kembali ke Tanah Air Usai Umrah di Masa Pandemi Covid-19

Saat ini, di Makkah sendiri masih ada kloter 3 Indonesia dengan 46 jemaah yang bebas Covid-19 dan sedang melaksanakan umrah.

Selain itu, 13 jamaah yang positif juga masih di karantina.

Kemenag Bakal Evaluasi Pelaksanaan Umrah

Kementerian Agama bakal melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan umrah di masa pandemi Covid-19.

Evaluasi ini dilakukan setelah 13 jemaah asal Indonesia dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes PCR Swab di Mekkah, Arab Saudi.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved