Breaking News:

Virus Corona

PM Muhyiddin: Malaysia Masuk Daftar Penerima Prioritas Vaksin Covid-19 dari China

Malaysia telah terdaftar sebagai satu negara yang akan diberi prioritas untuk menerima vaksin Covid-19 dari China.

straitstimes.com
Muhyiddin, Perdana Menteri (PM) Malaysia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Malaysia telah terdaftar sebagai satu negara yang akan diberi prioritas untuk menerima vaksin Covid-19 dari China.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin seperti dilansir kantor berita Bernama, Kamis (26/11/2020).

Dalam sebuah postingan Facebook pada Kamis (26/11/2020), perdana menteri mengatakan kepastian itu disampaikan kepadanya duta besar China untuk Malaysia, Bai Tian dalam kunjungan di gedung parlemen, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Pangeran Swedia Carl Philip dan Istrinya Putri Sofia Terinfeksi Covid-19

Muhyiddin mengatakan Malaysia juga telah menyampaikan apresiasi atas komitmen yang dibuat pemerintah China dalam hal ini.

"Yang Mulia Bai Tian juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Malaysia yang telah memberikan dukungan berkelanjutan dalam berbagai aspek kepada China, terutama ketika pandemi Covid-19 melanda Wuhan awal tahun ini," tulis Muhyiddin.

"Dia menganggap Malaysia negara yang sangat ramah, yang selalu siap untuk memberikan uluran tangan ketika China membutuhkannya," tambahnya.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Berdampak pada Penurunan Indeks Ketahanan Nasional

Sementara itu, Muhyiddin juga menyampaikan apresiasi pemerintah atas kontribusi Bai Tian untuk membawa hubungan bilateral antara Malaysia dan China yang lebih meningkat sejak terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara pada tahun 1974.

"China telah menjadi mitra dagang terbesar Malaysia selama 11 tahun berturut-turut, dengan nilai perdagangan tahun lalu tercatat sebesar RM315,19 miliar (77,3 miliar dolar AS). Investasi China di Malaysia tahun lalu adalah RM18,25 miliar, menjadikan negara itu sumber investasi langsung asing terbesar kesepuluh di Malaysia," tulis perdana menteri.

Baca juga: Sama dengan Menkes Terawan, Satgas Juga Belum Bisa Pastikan Dimulainya Vaksinasi Covid-19

"Malaysia selalu menyambut lebih banyak perusahaan dari China untuk menjadikan Malaysia tujuan yang disukai untuk investasi, terutama di sektor industri teknologi tinggi," lanjutnya.

Muhyiddin juga mencatat pemerintah China telah mengucapkan selamat kepada Malaysia sebagai tuan rumah KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2020.

Hal tersebut tertuang dalam Deklarasi Kuala Lumpur dan peluncuran Visi Putrajaya 2040.

Perdana menteri mengatakan Deklarasi Kuala Lumpur dan peluncuran Visi Putrajaya 2040 akan mendorong komunitas APEC untuk memastikan pertumbuhan ekonomi regional selama 20 tahun ke depan.

"Saya berharap semua yang terbaik untuk Yang Mulia Bai Tian yang akan mengakhiri masa jabatannya besok dan kembali ke Beijing setelah tiga tahun di negara itu," ucap Muhyiddin. (Bernama)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved