Breaking News:

Virus Corona

Terjadi Lonjakan Kasus Positif Setiap Libur Panjang, Saat HUT RI Lalu Naik 58-118 Persen

beban petugas medis dan kesehatan di rumah sakit sudah berat selama delapan bulan penanganan virus corona ini apalagi jika ada lonjakan kasus.

Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih menilai, cuti bersama memicu lonjakan kasus Covid-19.

Untuk mencegah ke depan terjadi lonjakan Covid-19 yang besar, sebenarnya IDI memohon pemerintah untuk mempertimbangkan barangkali kebijakan libur bersama.

"Cuti bersama ini ditiadakan kalau bisa," ungkap Daeng M Faqih dalam keterangannya, Selasa (1/12/2020).

Daeng melanjutkan, beban petugas medis dan kesehatan di rumah sakit sudah berat selama delapan bulan penanganan virus corona ini apalagi jika ada lonjakan kasus.

Dari catatan IDI, ia menyebut 180 dokter meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

"Kalau penularan tinggi seperti ini terus terjadi memang beban berat di rumah sakit petugas kesehatan semakin berat," tutur Daeng.

Baca juga: Vaksin Moderna Diklaim Ampuh 100 Persen Sembuhkan Pasien Corona Akut

Ia pun meminta masyarakat dan semua pihak untuk berkolaborasi bersama melakukan strategi preventif pencegahan yaitu dengan 3M (memakai masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan pakai sabun).

"3M ini tugas kita bersama sehingga kalau kita tidak komitmen untuk melakukan pencegahan penularan bersama-sama maka seterusnya akan terjadi penularan yang tinggi," harapnya.

Pilah Kegiatan Libur

Pemerintah mengingatkan masyarakat memilah kegiatan libur akhir tahun agar terhindar dari penularan Covid-19.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved