Breaking News:

Penanganan Covid

Cerita WNI Divaksinasi di Abu Dhabi

Vaksinasi pertama pada tanggal 15 Desember 2020, lalu vaksinasi kedua didapat pada 7 Januari 2021 lalu, ada sekitar 3 minggu jedanya

freepik.com
Ilustrasi vaksinasi 

Vaksinasi pertama pada tanggal 15 Desember 2020, lalu vaksinasi kedua didapat pada 7 Januari 2021 lalu, ada sekitar 3 minggu jedanya.

“Enggak ada efek samping. Cuma ada nyeri karena bekas suntikan saja.

Tapi itu kan biasa untuk semua suntikan juga begitu. Selebihnya normal-normal saja, nggak ada demam, meriang, atau sesak nafas,” ujarnya.

Setelah selesai divaksin ada aplikasi yang membuat semua kegiatan orang tersebut bisa ditrecking atau dipantau.

Lamanya selama 28 hari.

Baca juga: Raffi Ajak Masyarakat Tidak Usah Takut Lakukan Vaksinasi

”Kalau biasanya habis bepergian harus karantina,  karena sudah divaksin tidak ada karantina lagi tapi menunjukan aplikasi vaksin saja walaupun tetap menunjukan hasil swab negatif,” katanya.  

Selain itu juga ada hotline ketika terjadi gejala yang parah bisa dikontak.

Dokter Indra mengatakan,  pasca vaksin, Pemerintah Indonesia juga terus memantau bila ada efek samping atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) dan ada hotline karena program vaksinasi harus terus dimonitor.  

Menurut Akid, sebagian besar warga menyambut baik kehadiran vaksinasi Covid-19.

Walaupun ada yang ragu paling hanya 1-2 saja, itupun sebenarnya hanya menunggu banyak yang divaksin dulu.

“Saya yakin, vaksinasi ini aman dan bentuk usaha kita mencegah penyakit Covid yang sangat menular.

Vaksinasi tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk menjaga yang lain. Jadi harus positif thinking sebagai bagian dari ikhtiar,” papar Akid yang sudah setahun lebih jadi tidak pulang ke Indonesia  ini. (LIS)

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved