Breaking News:

Penanganan Covid

WHO Bersama Uni Eropa Buat Kerja Sama Baru Dukung Respons Covid-19 dan Sistem Kesehatan di Indonesia

World Health Organization (WHO) dan Uni Eropa (EU) meluncurkan kerja sama baru untuk mendukung penanganan Covid-19 di Indonesia.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Budi Gunadi Sadikin - Menteri Kesehatan (Muchlis jr/Biro Pers Sekretariat Presiden) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - World Health Organization (WHO) dan Uni Eropa (EU) meluncurkan kerja sama baru untuk mendukung penanganan Covid-19 di Indonesia.

Kerjasama juga dilakukan guna memperkuat sistem kesehatan di negara Indonesia agar semakin siap dalam menghadapi kedaruratan di bidang kesehatan di masa depan.

Kerja sama ini merupakan bagian dari program WHO-EU ‘Respons dan Kesiapsiagaan untuk Pandemi Kesehatan di Asia Tenggara’.

Baca juga: Panglima TNI Pimpin Vaksinasi Covid-19 Bagi Prajurit Wilayah Yogyakarta di Lanud Adi Sucipto

Kerja sama ini diluncurkan secara resmi melalui acara virtual yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, dan WHO Representative untuk Indonesia N. Paranietharan.

"Kami berterima kasih kepada Uni Eropa atas dukungan yang penting ini dalam mendukung respons Covid-19 dan kami akan terus bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk membangun sistem kesehatan yang semakin tangguh untuk bersiap menghadapi keadaan darurat lainnya di bidang kesehatan,” ungkap WHO Representative untuk Indonesia N Paranietharan dalam sambutannya, Jumat (13/3/2021).

Baca juga: Gelombang Keempat Pandemi Covid-19 di Jepang Diwarnai Mutan Baru Virus Corona

Menurutnya, kerja sama dan solidaritas global adalah satu-satunya jalan untuk mengalahkan virus di semua wilayah dan memulai pemulihan global yang berkelanjutan.

"Hari ini, kami meluncurkan sebuah aksi baru di bidang kesiapsiagaan pandemi kesehatan untuk terus mendukung Indonesia dalam upaya melawan pandemi Covid-19 dan konsekuensi-konsekuensinya,” kata dia.

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket menyampaikan, Team Eropa juga telah mengalokasikan 2,2 miliar Euro untuk COVAX Facility guna memastikan semua orang memiliki akses terhadap vaksin yang aman dan setara.

Di Indonesia, Team Europe menyediakan dukungan senilai lebih dari 200 juta Euro untuk mendanai respons Covid-19 baru dan program kesehatan masyarakat, meningkatkan dukungan masyarakat sipil untuk masyarakat rentan, serta memperkuat sektor kesehatan dan kesiapsiagaan pandemi untuk jangka panjang.

Baca juga: Lansia Sudah Divaksin Risiko Terburuk Covid 19 Diprediksi Bakal Menurun

Uni Eropa juga menyediakan 2,66 juta Euro untuk WHO di Indonesia, secara khusus, sebagai bagian dari pendanaan 20 juta dolar Euro untuk respons Covid-19 yang diimplementasikan WHO di Asia Tenggara.

Sejalan dengan rencana respons Covid-19 nasional, WHO akan menggunakan dana tersebut untuk mendukung upaya Kementerian Kesehatan dalam menekan laju penularan di masyarakat dan mempertahankan layanan kesehatan penting untuk mengurangi penyakit-penyakit yang bisa dicegah dan kematian.

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyambut kerja sama WHO-EU dan mengapresiasi inisiatif untuk berkontribusi mengimplementasikan pendekatan pengendalian Covid-19 di Indonesia.

Termasuk memperkuat ekosistem sistem kesehatan Indonesia agar semakin tangguh.

“Kita perlu memerangi Covid-19 dengan bekerja bersama, kita perlu bekerja secara inklusif. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu merangkul seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan dan membangun gerakan” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved