Breaking News:

Penanganan Covid

Menkes Budi: 363 Juta Orang Akan Divaksinasi Covid-19 pada Semester II 2021

Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pada semester II tahun 2021 ini pihaknya akan mempercepat proses vaksinasi Covid-19.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Guru dan Tenaga Kependidikan Wilayah Kecamatan Cicendo melakukan tahapan proses Vaksinasi Covid-19 di halaman GBI Aruna, Jalan Aruna, Kota Bandung, Senin (19/4/2021). Dinas Kesehatan Kota Bandung terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 terhadap guru dan tenaga pendidik jelang pembelajaran tatap muka pada Juli mendatang. Hingga saat ini, sudah lebih dari 3.000 guru dan tenaga pendidik yang telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama. Sementara jumlah guru yang ada di Kota Bandung berjumlah lebih dari 33.000 orang. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pada semester II tahun 2021 ini pihaknya akan mempercepat proses vaksinasi Covid-19.

Sesuai rencana, ada 363 juta orang akan menjadi sasaran penyuntikan vaksin virus corona ini.

Ia melanjutkan, di semester pertama sampai Juni ini target penerima vaksin hanya 92 dosis, lantaran keterbatasan pasokan vaksin.

"Jadi sisanya ada sekitar berapa 270, itu akan datangnya di semester 2. Jadi bayangin hampir 3 kali lipat, jadi kesibukannya kita, kecepatan kita harus naik 3 kali lipat," ujarnya dalam konferensi pers Halodoc virtual, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Menkes Minta Perdebatan Vaksin Nusantara Dikembalikan ke Tataran Ilmiah

Mantan wakil menteri BUMN ini mengakui, pelaksanaan vaksinasi tidak dapat dijalankan sendiri tanpa kerja sama pihak lain seperti Halodoc maupun asosiasi tenaga kesehatan seperi IDI atau PERSI.

"Akan terus bekerja sama (dengan halodoc) sampai akhir tahun. Sesudah Julinya akan lebih kenceng lagi vaksinasinya. Nanti dibantu juga untuk seluruh asosiasi, tenaga kesehatan untuk menyuntik vaksin," ungkap Menkes Budi.

Tercatat hingga 20 April ini, ada 11 juta warga negara Indonesia yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19 baik dosis pertama dan kedua.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved