Breaking News:

Penanganan Covid

10 Orang Terinfeksi Varian Baru Virus Corona, Kemenkes: Itu B117 Bukan B1617

Siti Nadia Tarmizi memastikan sampai saat ini belum ada warga Indonesia yang terpapar varian corona baru B1617.

Warta Kota
Petugas melakukan evakuasi satu keluarga pasien Covid-19 yang tengah isolasi mandiri di rumahnya, di Perumahan Masnaga, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Jumat (19/2/2021). 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi memastikan sampai saat ini belum ada warga Indonesia yang terpapar varian corona baru B1617.

"(10 orang yang diceritakan Pak Menkes) Bukan terpapar B1617, itu B117," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (27/4/2021).

Ia pun melanjutkan keterangan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyebut ada 10 WNI terpapar varian baru Covid-19, merupakan kasus yang telah diidentifikasi pada awal tahun ini dan bukan berasal dari Warga Negara Asing (WNA) India.

"Ini pak menkes mengingatkan bahwa varian B117 yang juga sudah ada di India itu juga sudah ditemukan. Dan Indonesia harus kita waspadai karena potensi yang terjadi di India bisa terjadi di kita," ungkap perempuan yang juga menjabat sebagai jubir vaksinasi Covid-19 ini.

Baca juga: Pastikan Layanan Sesuai Prokes, Grab Tampilkan Status Pengemudi yang Sudah Divaksin Covid-19

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, varian virus Covid-19 baru seperti yang ada di India telah masuk ke Indonesia.

Meski tidak secara spesifik menyebut varian itu Budi menuturkan, menurut laporan ada 10 orang di Tanah Air yang telah terpapar.

Hal itu disampaikan Menkes Budi usai Rapat Terbatas dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/4/2021).

"Sedikit membahas penyebab pertama bahwa mutasi virus baru meningkatkan kasus di India, bahwa virus itu juga sudah masuk ke Indonesia. Ada 10 orang sudah terkena virus tersebut," kata Budi.

Budi pun merinci provinsi di Indonesia yang telah ditemukan mutasi virus baru tersebut.

Ada 3 provinsi yakni Provinsi Sumatera, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved