Breaking News:

Hari Pendidikan Nasional

Anies Baswedan Minta Guru Ambil Hikmah Dibalik Pandemi Covid-19 dalam Proses Belajar Mengajar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta para guru mengambil hikmah dibalik pandemi covid-19 dalam proses

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ilustrasi - Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SD N Pekunden Semarang, Jawa Tengah, Senin (26/4/21). Setidaknya ada tiga kelas yang mengikuti pembelajaran tatap muka yaitu kelas tiga, empat dan lima sedangkan untuk kelas enam ujian daring. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta para guru mengambil hikmah dibalik pandemi covid-19 dalam proses belajar mengajar.

Karena faktanya saat ini dunia dipaksa secara mendadak untuk menjadikan teknologi sebagai bagian dari proses belajar mengajar.

“Saya berharap bagi para pendidik dan guru untuk secara serius mengambil hikmah apa pelajaran penting yang didapatkan ketika mendadak kita memerlukan teknologi untuk proses belajar mengajar,” kata Anies di Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Minggu (2/5/2021).

Tahun ini menjadi tahun kedua peringatan Hardiknas di masa pandemi covid-19, namun penyelenggaraan kali ini dilakukan secara hybrid, baik secara online maupun offline dengan kapasitas terbatas.

Baca juga: Terapi Oksigen Jadi Pengobatan Baru Pasien Covid-19 di India

Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa proses pembelajaran jarak jauh terbukti tidak mudah baik bagi guru, tidak mudah bagi siswa dan tidak mudah bagi orang tua.

Namun masing-masing memiliki pilihan mau mengambil hikmah atau tidak mengambil hikmah dari kejadian pandemi covid-19.

Anies Baswedan di Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 di Di
Anies Baswedan di Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Minggu (2/5/2021).

“Saya berharap kita semua termasuk yang mengambil hikmahnya,” kata Anies.

Baca juga: India Diminta Eksplorasi Kemampuan Militernya untuk Tangani Krisis Covid-19, Ini Seperti Perang

Eks Menteri Pendidikan itu juga menyitir pesan dari bapak pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara bahwa setiap orang dapat menjadi guru dan setiap rumah menjadi sekolah.

Ia mengatakan bahwa proses pembelajaran itu dapat dilakukan dimana saja, kapan saja. Bahkan setiap individu berpotensi menjadi pendidik.

“Bahkan sekolahnya pun disebut Ki Hajar Dewantara sebagai ‘taman’, taman itu artinya tempat yang menyenangkan. Datang ke taman dengan senang hati, berada di taman dengan senang hati, pulang berat hati,” ujarnya.

Baca juga: Terinspirasi dari Pandemi Covid-19, Hadirkan Busana Konsep Alam di MUFFEST 2021

Ia berujar Hardiknas mengingatkan kembali bangsa tentang pentingnya pendidikan, pentingnya mencerdaskan kehidupan bangsa, yang menurutnya kunci satu-satunya merubah nasib, pribadi, maupun nasib kolektif bangsa.

Hardiknas yang kali ini mengusung tema Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar, menurutnya menjadi pengingat bahwa pendidikan menjadi kesempatan bagi semua untuk meraih kehidupan yang lebih baik untuk berkontribusi lebih besar.

“Tugas kita sekarang memastikan agar semua mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa terdidik, maju, dan melampaui cita-cita,” ujarnya.

Baca berita Dicekal KPK, Berikut Perjalanan Karir Wakil Ketua DPR

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved