Breaking News:

Penanganan Covid

Kemenkes: Vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax Tidak Boleh untuk Vaksinasi Gotong Royong

Vaksin Sinovac atau Coronavac, AstraZeneca, Novavax, maupun Pfizer tidak akan digunakan dalam vaksinasi gotong royong.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas kesehatan bersiap menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Sentra Vaksinasi Gotong Royong di Spark Mall, Senayan, Jakarta, Rabu (19/5/2021). Sentra Vaksinasi Gotong Royong yang diprakarsai oleh KADIN Indonesia bekerjasama dengan Lippo Karawaci melalui Siloam Hospitals dan Lippo Malls Indonesia ini diperuntukkan bagi kalangan swasta khususnya usaha kecil menengah dan telah menghimpun lebih dari 22.000 badan usaha yang mendaftar sejak akhir Januari hingga saat ini. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Juru Bicara COVID-19 dari Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengklarifikasi dan menjelaskan simpang siur Permenkes Nomor 18 tahun 2021.

"Kami tegaskan kembali bahwa vaksin yang digunakan dalam vaksinasi program pemerintah itu tidak boleh sama jenis dan merknya dengan yang digunakan oleh vaksin dalam program vaksinasi gotong royong," ujar Nadia dalam dialog KCPEN virtual, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Penjelasan Kemenkes Terkait Aturan Baru Jenis Vaksin untuk Program Gotong Royong

Baca juga: CEK eform.bri.co.id/bpum/banpresbpum.id, Cek Penerima BLT UMKM 2021 Tahap 3 & 2, Link & Cara Daftar

Artinya vaksin Sinovac atau Coronavac, AstraZeneca, Novavax, maupun Pfizer tidak akan digunakan dalam vaksinasi gotong royong.

"Ini yang harus kita pahami," ucap perempuan berhijab ini.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi
Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi (Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Ia menjelaskan, dalam Permenkes terbaru disebutkan vaksin hibah atau bantuan dari negara-negara ataupun institusi dengan merk atau jenis yang sama dengan vaksin yang digunakan dalam vaksinasi gotong-royong, dapat digunakan dalam vaksinasi program pemerintahan.

"Kebetulan merknya sama, yang saat ini kita sudah terima ya Sinopharm dari negara yang UEA itu sifatnya bukan kita beli tapi itu merupakan sumbangan, maka walaupun itu vaksin Sinopharm digunakan dalam vaksin gotong royong kita akan menggunakan vaksin sinophram ini dalam program pemerintah," jelas Nadia.

Baca juga: Tes DNA Pasien ODGJ Keluar, Ternyata Bukan Abrip Asep, Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh

Nadia mengatakan, vaksinasi program pemerintah memungkinkan menggunakan jenis atau merk vaksin yang sama dengan program gotong royong dikarenakan sumbangan atau hibah.

"Tapi tidak sebaliknya atau merk vaksin yang ada di dalam program pemerintah kita tidak boleh digunakan di dalam vaksinasi gotong royong," kata Nadia.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved