Virus Corona
Hasil Studi, Epidemi Virus Corona Pernah Melanda Asia Timur 20.000 Tahun Lalu
Epidemi virus corona ternyata pernah terjadi di kawasan Asia Timur lebih dari 20.000 tahun yang lalu.
"Kami menemukan sinyal VIP di lima populasi dari Asia Timur dan menemukan nenek moyang orang Asia Timur modern pertama kali terpapar virus corona lebih dari 20.000 tahun yang lalu," kata Penulis utama penelitian tersebut, Dr Yassine Souilmi, dari Fakultas Ilmu Biologi University of Adelaide.
Baca juga: Studi Terbaru Ungkap Covid-19 Pertama Muncul di China pada Oktober 2019, Ahli: Bukan Buatan Manusia
Selain itu, tim peneliti juga menemukan 42 VIP, terutama yang aktif pada paru-paru, jaringan yang paling terpengaruh oleh virus corona.
"Dan mengkonfirmasi bahwa 42 VIP ini berinteraksi langsung dengan virus yang mendasari pandemi saat ini," jelas Souilmi.
Studi ini membantu mendapatkan pemahaman tentang bagaimana genom dari populasi manusia yang berbeda, bisa beradaptasi dengan virus yang baru-baru ini diakui sebagai pendorong signifikan evolusi manusia.
Ini juga dapat mendorong identifikasi virus yang telah menyebabkan epidemi di masa lalu.
"Ini, pada prinsipnya, memungkinkan kami untuk menyusun daftar virus yang berpotensi berbahaya dan kemudian mengembangkan diagnostik, vaksin, dan obat-obatan untuk mengantisipasi kembalinya virus tersebut," jelas Alexandrov.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-varian-delta-india.jpg)