Breaking News:

Penanganan Covid

Ini Kata Bio Farma soal Beredarnya Surat Rekomendasi BPOM untuk Vaksin Anak Usia 12-17 Tahun

Saat ini upaya untuk melakukan vaksinasi terhadap sejumlah kelompok yang rentan tertular Covid-19 pun terus dilakukan.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hasanudin Aco
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Warga mengikuti pelaksanaan program Serbuan Vaksinasi Covid-19 di lapangan Prapat Kurung, kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (24/6/2021). Vaksinasi Covid-19 yang dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa merupakan kerja sama antara Kementerian Kesehatan, TNI-Polri, dan BNPB yang menargetkan masyarakat umum, serta pekerja di lingkungan pelabuhan itu guna mempercepat program pemerintah untuk mencapai kekebalan komunal menuju Indonesia sehat bebas Covid-19. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program vaksinasi menjadi salah satu upaya konkret pemerintah untuk mencapai kekebalan komunal (herd immunity) dalam menghadap pandemi virus corona (Covid-19).

Saat ini upaya untuk melakukan vaksinasi terhadap sejumlah kelompok yang rentan tertular Covid-19 pun terus dilakukan.

Bahkan kini masyarakat umum pun mulai memperoleh vaksinasi.

Lalu bagaimana dengan anak-anak yang ternyata juga rentan terkena Covid-19?

PT Bio Farma sebagai perusahaan farmasi pelat merah yang memproduksi vaksin Covid-19 dari bulk vaksin Sinovac kini tengah menunggu persetujuan BPOM.

Baca juga: Dokter Ahli Jepang Ungkap Bahayanya Varian Delta Covid-19

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan bahwa untuk penggunaan vaksin pada anak-anak, registrasinya pun masih dalam proses.

"Registrasi variasi penggunaan untuk anak tersebut masih berproses, untuk persetujuannya masih menunggu dari BPOM," kata Bambang, saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (28/6/2021).

Sebelumnya, beredar surat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait vaksinasi terhadap anak untuk rentang usia 12 hingga 17 tahun dengan penggunaan vaksin yang diproduksi PT Bio Farma dari 'bulk' vaksin Sinovac.

Dalam surat tersebut, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk memberikan persetujuan penggunaan vaksin pada usia 12 hingga 17 tahun.

"Dari data keamanan uji klinik fase I dan fase II, profil AE sistemik berupa fever pada populasi 12-17 tahun tidak dilaporkan dibandingkan dengan usia 3-5 tahun dan 6-11 tahun," bunyi salah satu poin pertimbangan dalam surat rekomendasi yang diterima Tribunnews, Minggu (27/6/2021).

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved