Virus Corona
Ketua Satgas Covid-19 IDI: Skenario PPKM Darurat Lebih Masuk Akal
Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban menilai usulan PPKM Darurat lebih masuk akal untuk tekan Covid-19.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah saat ini sedang menggodok aturan terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban menilai usulan PPKM Darurat lebih masuk akal.
Ia berharap, wacana tersebut benar-benar bisa diterapkan maksimal agar menekan laju penularan Covid-19.
Terlebih kini muncul varian Delta yang memiliki sifat mudah menular.
"Saya pikir skenario PPKM Mikro Darurat jauh lebih masuk akal untuk meratakan kurva sehingga layanan medis tidak kewalahan. Semoga kebijakan ini efektif dan konsisten di pengawasannya. Apalagi kita sedang berpacu antara kecepatan vaksinasi dan penularan Delta," kata dia seperti dikutip dalam akun twitternya @ProfesorZubairi, Rabu (30/6/2021).
Sebelumnya Sarankan Lockdown
Guru besar FKUI ini sebelumnya menyarankan dalam situasi lonjakan kasus Covid-19 seperti ini, lockdown menjadi mutlak dilakukan.
Semua kegiatan, liburan, maupun perjalanan tidak penting harus dihentikan sejenak.
Apalagi mempertimbangkan sekolah tatap muka dibuka kembali.
Meski tak populer di Indonesia, namun kebijakan lockdown terbukti efektif di beberapa negara.
Baca juga: Kembali Pecahkan Rekor, di Yogyakarta Hari Ini Ada 892 Kasus Terkonfirmasi Covid-19
India misalnya, dari 400 ribu kasus per hari, turun menjadi 70 ribu.
Ia mengatakan, penerapan lockdown berjalan paling cepat dua minggu.
Sambil melihat jumlah penambahan kasus atau positivity rate.
Seperti di Jakarta yang berada di angka 17-18 persen. Tunggu sampai 10 persen. Itu cukup. Setelah itu baru kembali lagi ke PPKM Mikro.
Baca juga: Seiring Lonjakan Kasus Covid-19, Kesadaran Masyarakat Lakukan Swab Test Juga Meningkat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/grafis-zubairi-djoerban.jpg)