Virus Corona
Kisah Pemuda Relawan Covid-19 di Cianjur, Rela Antar Bantuan Untuk Ibu dan Anak Hingga 40 KM
Ia berujar baru saja tiba di Cipanas setelah mengantar kebutuhan warga yang sedang isolasi mandiri di Kecamatan Mande.
Editor:
Hendra Gunawan
Wisnu mengatakan, kendala yang ia hadapi adalah jarak, terkadang harus menempuh sampai 40 kilometer dari rumahnya.
"Baru lima hari ini banyak komunitas yang bergerak hampir sama dengan saya, namun saya tetap sendiri kemana-mana," katanya.
Wisnu mengatakan, hari ini ia baru saja mengantar keperluan dari warga Desa Jamali Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.
Terkadang ia merasa khawatir akan kesehatannya. Pasalnya setiap hari ia menghampiri warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri.
"Rasa takut itu ada pa, tapi saya selalu berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Wisnu mengatakan, karena cuitannya di Twitter kabar aksinya tersebut sudah sampai ke Asia dan Timur Tengah.
Ia terpaksa menolak beberapa telepon yang masuk karena setiap harinya ia berada di jalanan mengantar keperluan warga yang isolasi mandiri.
"Ada yang telepon dari Al Jazeera bertanya seputar kegiatan saya, alhamdulilah beberapa di antara teman juga banyak yang tergugah," katanya.
Wisnu mengatakan, ia akan tetap berkegiatan seperti itu, apalagi pandemi covid-19 belum berakhir.
"Sekarang banyak yang berkegiatan sama, semoga apa yang saya cita-citakan sejak awal terwujud hingga tetangga dan semua warga di sekitar kita terperhatikan dengan baik," katanya.
Wisnu pamit dari balik telepon karena ia harus kembali mengantarkan pesanan dari warga yang isolasi mandiri.(Ferri Amiril Mukminin)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Pemuda Cianjur Rela Tempuh Jarak Puluhan Kilometer Antar Kebutuhan Warga Isoman, Pakai Uang Pribadi