Minggu, 31 Agustus 2025

Virus Corona

Jokowi Sebut Indonesia Tak Bisa Terapkan Lockdown: Baru Semi Saja Semua Sudah Menjerit Minta Dibuka

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan alasan mengapa pemerintah Indonesia tidak menerapkan lockdown untuk menangani penyebaran Covid-19.

Screenshot YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi sampaikan Perkembangan Terkini PPKM di Istana Merdeka, 25 Juli 2021 

Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun belum tahu kapan pandemi selesai.

"Sehingga sekali lagi kita ini, selalu yang kita jalankan adalah sisi kesehatannya bisa kita tangani, tapi sisi ekonominya juga pelan-pelan harus dijalankan," katanya.

Presiden memahami bahwa pandemi Covid-19 membuat usaha semakin berat.

Namun, Jokowi meminta para pelaku usaha bertahan sekuat tenaga untuk tetap bertahan.

Baca juga: Azani Jenazah Orangtuanya, Arga Dapat Bantuan Uang Rp 25 Juta hingga Bisa Video Call Dengan Jokowi

"Meskipun mungkin omzetnya turun sampai 75 persen, turun sampai separuh, ya tetap harus kita jalani," katanya.

Pemerintah terus berupaya menekan laju penularan Covid-19.

Karena dengan turunnya kasus Covid-19, ekonomi akan mulai naik.

Baca juga: Jokowi Sidak Apotik, Moeldoko: Itu Bukti Seorang Panglima

Satu di antaranya, kata Presiden, yakni dengan percepatan vaksinasi.

"Kita masih berproses menuju pada vaksinasi 70 persen yang kita harapkan nanti akhir tahun ini, bisa kita selesaikan insyaallah."

"Kalau sudah 70 persen paling tidak daya tular dari virus ini menjadi agak terhambat. Kalau sudah tercapai yg namanya kekebalan komunal atau herd immunity," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Taufik Ismail)

Baca berita lainnya terkait Virus Corona.

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan