Virus Corona

Terlewat Vaksin Kedua Lebih dari 6 Bulan , Ini Panduan Kemenkes untuk Mengulang Vaksinasi Covid-19

Warga yang telah menerima dosis pertama namun lebih dari 6 bulan tak melakukan suntikan dosis kedua diminta vaksinasi ulang.

Doc. BPJamsostek
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menggelar vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan atau booster kepada 2.000 karyawan, Jumat (4/2/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Warga yang telah menerima dosis pertama namun lebih dari 6 bulan tak melakukan suntikan dosis kedua diminta vaksinasi ulang.

Adapun jenis vaksin yang digunakan boleh berbeda dari suntikan pertama.

Aturan tersebut tertuang dalam surat bernomor SR.02.06/II/921/2022 mengenai Pemberian Vaksinasi Covid-19 bagi Sasaran yang Drop Out, yang terbit pada 13 Februari 2022.

Baca juga: 2,5 Juta Warga Diminta Mengulang Vaksinasi Covid-19, Ini Alasannya

Baca juga: Putus Penyebaran Covid-19 Varian Omicron, HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Gelar Vaksinasi Booster

""Bagi sasaran yang mengalami drop out dalam waktu lebih dari enam bulan, maka
vaksinasi primer harus diulang, dan vaksinasinya dapat menggunakan platform yang berbeda dari vaksin semula," kata Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu dalam siaran persnya, Selasa (15/2/2022).

Langkah tersebut diambil untuk mendapatkan perlindungan yang optimal.

VAKSINASI PEMULUNG - Pemkot Tangerang menggelar vaksinasi Covid-19 bagi pemulung dan pelapak di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang, yang disaksikan langsung Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, Selasa (28/9/2021). Pemkot Tangerang terus menyisir kelompok masyarakat yang belum divaksin agar semua anggota masyarakat bisa mendapatkan vaksin secara merata, hingga saat ini vaksinasi Covid-19, di Kota Tangerang, untuk dosis pertama telah mencapai 1.178.000 (Satu Juta Seratus Tujuh Puluh Delapan Ribu)  orang (80%) sedangkan dosis kedua 664.306  (Enam Ratus Enam Puluh Empat Ribu Tiga Ratus Enam) orang. WARTA KOTA/NUR ICHSAN
VAKSINASI PEMULUNG - Pemkot Tangerang menggelar vaksinasi Covid-19 bagi pemulung dan pelapak di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang, yang disaksikan langsung Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, Selasa (28/9/2021). Pemkot Tangerang terus menyisir kelompok masyarakat yang belum divaksin agar semua anggota masyarakat bisa mendapatkan vaksin secara merata, hingga saat ini vaksinasi Covid-19, di Kota Tangerang, untuk dosis pertama telah mencapai 1.178.000 (Satu Juta Seratus Tujuh Puluh Delapan Ribu) orang (80%) sedangkan dosis kedua 664.306 (Enam Ratus Enam Puluh Empat Ribu Tiga Ratus Enam) orang. WARTA KOTA/NUR ICHSAN (WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN)

Vaksinasi Covid-19 perlu diberikan lengkap, baik dosis primer maupun dosis booster minimal enam bulan setelah dosis primer.

Kemenkes menegaskan pengulangan vaksinasi bagi sasaran drop out ini juga sesuai dengan rekomendasi Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) per 11 Februari 2022.

Vaksinasi booster untuk 2.000 karyawan BPJAMSOSTEK diselenggarakan selama 2 hari di Gedung Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta Selatan.
Vaksinasi booster untuk 2.000 karyawan BPJAMSOSTEK diselenggarakan selama 2 hari di Gedung Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta Selatan. (Istimewa)

Berdasarkan laporan per tanggal 12 Februari 2022, vaksinasi Covid-19 dosis pertama telah diberikan pada sekitar 188.168.168 masyarakat.

Namun untuk dosis kedua baru sekitar 135.537.713.

Untuk itu diperlukan upaya untuk segera melengkapi vaksinasi primer bagi masyarakat yang belum mendapatkan dosis kedua (sasaran drop out).

Sementara, bagi sasaran yang belum menerima dosis kedua atau mengalami drop out dalam rentang waktu kurang dari enam bulan dapat diberikan vaksin kedua dengan platfom yang berbeda sesuai ketersediaan di masing-masing daerah.

"Mengingat saat ini vaksin Sinovac yang didistribusikan jumlahnya terbatas dan
diperuntukkan bagi sasaran anak usia 6-11 tahun, maka sasaran yang drop out dapat
menggunakan vaksin dengan platfom berbeda yang tersedia untuk melengkapi dosis keduanya dengan mengutamakan vaksin yang memiliki masa ED terdekat," jelas Maxi.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved