Senin, 13 April 2026

Virus Corona

Perbedaan Endemi dan Pandemi, Ini Pengertian dan Contoh Penyakit yang Menjadi Endemi

Perbedaan Endemi dan Pandemi, dilengkapi contoh penyakit dan dampak pandemi. Menkes Budi sampaikan potensi perubahan pandemi Covid-19 menjadi endemi.

AFP/PETER PARKS
Polisi (kanan) mengenakan alat pelindung diri (APD) berdiri ketika orang-orang menunggu di luar rumah sakit Pok Oi di Hong Kong pada 15 Februari 2022, saat kota itu menghadapi gelombang virus corona terburuk hingga saat ini. (Photo by Peter PARKS / AFP) - Perbedaan Endemi dan Pandemi, dilengkapi contoh penyakit dan dampak pandemi. Menkes Budi sampaikan potensi perubahan pandemi Covid-19 menjadi endemi. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan kemungkinan perubahan status pandemi Covid-19 menjadi endemi.

Budi menyampaikan amanah dari Presiden RI, Joko Widodo, terkait strategi pandemi menjadi endemi, yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Minggu (27/2/2022).

Menurut laporan Budi, Kemenkes sudah mempersiapkan protokolnya, yang harus diterapkan dengan hati-hati.

Ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan oleh Pemerintah dan masyarakat, seperti pertimbangan scientific dan pertimbangan kesehatan, agar digunakan secara seimbang dengan pertimbagan sosial dan budaya masyarakat.

Budi kembali menegaskan untuk menyeimbangkan beberapa pertimbangan tersebut agar perubahan status endemi berjalan lancar.

Baca juga: Jumlah Penerima Vaksin Covid-19 RI: 144 Juta Orang Sudah Disuntik 2 Dosis, Vaksin Booster 10 Juta

Apa perbedaan Endemi dan Pandemi?

Ilustrasi nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue
Ilustrasi nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (Freepik)

Menurut penjelasan dalam laman Physiopedia, penyakit menular seperti Covid-19, yang disebarkan oleh agen bakteri atau virus, selalu ada di masyarakat.

Penyakit ini juga memiliki kategori ambang batas penyebaran, baik di tingkat lokal maupun global.

Penyebaran tingkat virus dapat diklasifikasikan sebagai:

1. Endemi

Endemi adalah penyakit yang ada dan menyebar di suatu wilayah atau populasi.

Endemi berasal dari bahasa Yunani en yang berarti dalam, dan demos yang berarti orang.

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan penyakit yang hadir pada tingkat nasional atau lingkup dari satu negara.

Contoh Endemi:

- Carribean Dengue

Demam Karibia adalah demam yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

Carribean Dengue pertama kali muncul di Amerika dan Karibia.

Warga setempat yang mendapat bantuan dari Pan American Health Organization (PAHO) pada tahun 1950-an dan 1960-an.

Beruntungnya, Amerika dapat memberantas keberadaan Aedes Aegypti, sehingga hampir menghilangkan terjadinya Dengue.

Namun, kegagalan untuk memberantas penyebarannya di Karibia mengakibatkan transmisi lanjutan di seluruh wilayah di Amerika.

- Varicella

Varicella lebih dikenal sebagai cacar air di Inggris.

Penyakit ini lebih sering terjadi pada anak-anak di bawah usia 10 tahun, yang seringkali hanya mengalami gejala ringan dan setelah terpapar mengembangkan kekebalan alami terhadap virus.

Meskipun ada vaksin yang tersedia, vaksin ini hanya ditawarkan kepada mereka yang dianggap rentan.

- Malaria

Malaria adalah penyakit menular lain yang endemik di Afrika.

Pemberantasan Malaria dilakukan melalui pendidikan dan penerapan strategi nasional kasus Malaria sekarang menurun.

Baca juga: Kemenkes Laporkan Kasus Covid-19 dan Keterisian Tempat Tidur di RS Menurun

2. Epidemi

Epidemi adalah wabah yang menyerang banyak orang pada satu waktu dan dapat menyebar melalui satu atau beberapa komunitas.

Epidemi berasal dari bahasa Yunani epi yang berarti di atas atau di atas, dan demos yang berarti orang.

Epidemi merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi di mana suatu penyakit menyebar dengan cepat ke sebagian besar orang dalam populasi tertentu selama periode waktu yang singkat.

Istilah epidemi tidak hanya digunakan untuk penyakit menular.

Epidemi juga digunakan dengan skenario apa pun yang mengarah pada peningkatan risiko kesehatan yang merugikan dalam masyarakat.

Contoh penggunaan istilah Epidemi:

- Epidemi Obesitas

Peningkatan obesitas secara global sering digambarkan sebagai "epidemi obesitas".

Selama tiga dekade terakhir, Amerika Serikat telah melihat peningkatan jumlah orang yang memiliki BMI lebih tinggi dari rata-rata yang direkomendasikan.

Ketika istilah epidemi digunakan sehubungan dengan penyakit menular, hal itu disebabkan oleh peningkatan kasus secara tiba-tiba.

Biasanya, kasus ini disebabkan oleh agen infeksi baru atau perubahan agen yang sudah ada, misalnya:

- Agen yang berpindah antar populasi inang, misalnya berpindah dari hewan ke manusia (penyakit zoonosis)

- Perubahan genetik (mutasi) pada agen infeksi, misalnya bakteri, virus, jamur atau parasit

- Pengenalan patogen baru ke populasi inang

Epidemi juga dapat mengikuti pola yang dapat diprediksi.

Tren ini sering digunakan untuk memantau, memprediksi, dan mengendalikan penyebaran infeksi.

Contoh epidemi adalah flu musiman.

Baca juga: Mengapa Indonesia Belum Bisa Lepas Masker Meski Kasus Covid-19 Turun? Ini Alasannya

3. Pandemi 

Ilustrasi Coronavirus. Setelah 7 karyawan sebuah pusat grosir di Sleman Yogyakarta positif covid-19, pengunjung lakukan tes rapid massal.
Ilustrasi Coronavirus yang menyebabkan Pandemi. (CNN)

Pandemi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan epidemi ketika penyebarannya bersifat global.

Pandemi berasal dari bahasa Yunani pan yang berarti semua, dan demos yang berarti orang.

Istilah Pandemi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan penyebaran cepat penyakit menular di beberapa benua atau di seluruh dunia.

Begitu epidemi menjadi global dan mempengaruhi sebagian besar populasi, epidemi dikenal sebagai pandemi.

Istilah pandemi dan epidemi digunakan untuk menggambarkan tingkat dan jarak penyebaran penyakit dan bukan tingkat keparahan penyakit.

Beberapa hal terkait pandemi yakni:

- Pandemi mempengaruhi wilayah geografis yang lebih luas, seringkali global.

- Pandemi dapat menginfeksi sejumlah besar orang.

- Pandemi sering disebabkan oleh virus baru atau galur baru virus yang sudah tidak aktif selama bertahun-tahun.

- Pandemi dapat menyebar dengan cepat pada manusia karena hanya ada sedikit atau tidak ada kekebalan yang ada.

- Pandemi dapat menyebabkan jumlah kematian yang tinggi.

- Pandemi juga dapat menyebabkan gangguan sosial, kerusuhan dan kerugian ekonomi, karena kebutuhan untuk mengendalikan penyebaran penyakit secara global.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Pandemi Covid-19

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved