Sabtu, 30 Agustus 2025

Virus Corona

Mutasi Virus Covid-19 Terus Terjadi, Epidemiolog Sebut Potensi Vaksin Dosis Kelima

Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengingatkan jika mutasi virus SARS-CoV-2 tetsu ada. Vaksin dianggap ampuh, muncul potensi vaksin kelima

Freepik
Ilustasi Booster - Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengingatkan jika mutasi virus SARS-CoV-2 tetsu ada. Vaksin dianggap ampuh, muncul potensi vaksin kelima 

Harapannya vaksin merah putih ini dapat mengisi kelemahan yang ada saat ini," tutup Dicky.

Tidak Hanya Pada Nakes, Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Penting untuk Kelompok Berisiko Lainnya 

VAKSIN DOSIS KEEMPAT - Seseorang menerima dosis keempat vaksin virus corona Pfizer-BioNTech COVID-19 di Ichilov Tel Aviv Sourasky Medical Center di kota pesisir Mediterania Israel di Tel Aviv. Israel, Senin (3/1/2022). (JACK GUEZ/AFP)
VAKSIN DOSIS KEEMPAT - Seseorang menerima dosis keempat vaksin virus corona Pfizer-BioNTech COVID-19 di Ichilov Tel Aviv Sourasky Medical Center di kota pesisir Mediterania Israel di Tel Aviv. Israel, Senin (3/1/2022). (JACK GUEZ/AFP) (AFP/JACK GUEZ)

Dicky Budiman juga mengatakan, tidak Hanya tenaga kesehatan, vaksin Covid-19 dosis keempat penting untuk kelompok berisiko lainnya.

Hal ini diungkapkan oleh pakar Epidemiologi Griffith University . 

Menurutnya ada dua jenis kelompok berisiko.

Baca juga: IDI Sambut Baik Rencana Vaksin Covid-19 Dosis Keempat untuk Tenaga Kesehatan

Pertama, kelompok berisiko dari sisi pekerjaan seperti tenaga kesehatan.

Kedua, kelompok berisiko tinggi karena kondisi tubuh, misalnya orang lanjut usia.

"Kelompok berisiko karena kondisi tubuh bisa juga terjadi pada anak berusia 12 tahun yang misalnya memiliki komorbid. Termasuk lansia, biasanya banyak mengidap penyakit," ungkap Dicky pada Tribunnews, Minggu (31/7/2022).

Selain itu, Dicky menyebutkan jika data menunjukkan, dari lima studi di dunia, dosis keempat vaksin Covid-19 bisa menurunkan potensi kematian.

Selain itu, dosis keempat dapat menurunkan potensi keparahan yang menyebabkan masuk rumah sakit dalam melawan varian Omicron beserta turunannya.

"Sehingga, bukan hanya pada tenaga kesehatan saja. Vaksin dosis keempat juga dibutuhkan bagi mereka yang berisiko tinggi ini. Terutama pada lansia dan penderita komorbid. Jangan sampai di tengah program vaksinasi, korban berjatuhan," tegasnya. 

Kasus Covid-19 di Australia Terus Meningkat, Ahli Prediksi Puncak Kasus pada Agustus

Kasus Covid-19 di Australia terus meningkat. Situasi ini cukup mengkhawatirkan. Hal ini diungkapkan oleh Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman. Ia pun memprediksi puncak kasus akan terjadi di pertengahan Agustus.

Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman
Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman (Dokumentasi pribadi)

"Sebagai contoh di negara bagian Australia, Quesland tempat saya berada, kasus harian meningkat 7000-an. Minggu lalu masih 5000-an. Ini dengan 5 juta penduduk. Artinya, ini tinggi sekali," ungkapnya pada Tribunnews, Minggu (31/7/2022).

Peningkatan kasus di Australia menurut Dicky tidaklah mengherankan. Karena, sub varian BA.5 memiliki kemampuan efektif yang dapat menyiasati antibodi. Sehingga bisa menginfeksi orang yang sudah divaksin.

Baca juga: Dari Monkeypox hingga Polio, Inilah Mengapa Begitu Banyak Virus Menyerang Inggris

Halaman
123
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan