Ibadah Haji 2019
Bantu Jemaah Haji Tak Tahu Arah Pulang ke Hotel, Petugas Gelar Gladi Posko di Masjidil Haram
Petugas Haji Indonesia dari bagian perlindungan jemaah (Linjam) menggelar gladi posko di kawasan Masjidil Haram Makkah Al-Mukkarramah, Kamis (11/7/201
Penulis:
Husein Sanusi
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah
TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Petugas Haji Indonesia dari bagian perlindungan jemaah (Linjam) menggelar gladi posko di kawasan Masjidil Haram Makkah Al-Mukkarramah, Kamis (11/7/2019) waktu Arab Saudi.
"Gladi posko digelar untuk membantu jemaah haji yang biasanya tidak tahu arah pulang ke hotel setelah mereka menunaikan ibadah umrah dan sa'i di dalam Masjidil Haram," kata Kepala Bidang Linjam, Jaetul Muchlis.
Sebanyak 37 petugas haji dari bagian Linjam akan diterjunkan di masing-masing posko yang akan didirikan di dalam Masjidil Haram dan ring luar di pintu-pintu strategis.
Posko ini berjumlah 6 titik, posko 1 di pintu keluar bukit Marwah, posko 2 di dalam Masjidil Haram di pintu Mas'a, posko 3 di depan Zamzam Tower, posko 4 di depan Hotel Daarut Tauhid, posko 5 di depan Hijir Ismail, posko 6 di depan pintu masuk Babussalam.
Baca: Haji 2019, Suhu Udara di Mekkah dan Madinah Diperkirakan Capai 43 Derajat Celsius pada Jumat 12 Juli

"Kami akan menjadikan posko di bukit Marwah sebagai posko utama sebab titik tersebut adalah titik paling krusial dimana biasanya jemaah haji banyak keluar dari titik tersebut setelah menyelesaikan Sa'i yang berakhir di bukit Marwah," ujar Jaetul.
Alasan lain menjadikan bagian luar bukit Marwah sebagai posko utama karena posisinya berdekatan dengan terminal Gaza, yang merupakan tempat berkumpulnya kendaraan yang akan mengangkut jemaah haji kembali ke hotel.
6 titik posko ini sengaja ditempatkan di titik-titik tertentu dengan pertimbangan menyesuaikan pintu keluar Masjidil Haram yang jumlahnya banyak namun bisa dipetakan sesuai dengan zonasi tempat tinggal jemaah.
Pemberlakuan sistem zonasi tempat tinggal yang diterapkan mulai tahun ini diharapkan bisa mempermudah identifikasi jemaah berdasarkan atas daerah masing-masing sesuai dengan pembagian hotel yang telah ditentukan.