Ibadah Haji 2019

Rumah Ini Diyakini Sebagai Tempat Kelahiran Rasulullah Muhammad SAW

Tidak jauh dari Masjidil Haram terdapat sebuah bangunan yang diyakini sebagai rumah tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Rumah Ini Diyakini Sebagai Tempat Kelahiran Rasulullah Muhammad SAW
Tribunnews.com/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Maktabah Makkah al Mukarromah atau perpustakaan Makkah berjarak sekitar 500 meter dari Masjidil Haram. Tempat ini diyakini sebagai rumah tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Tidak jauh dari Masjidil Haram terdapat sebuah bangunan yang diyakini sebagai rumah tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Bangunan tersebut hanya berjarak kurang lebih 500 meter dari Masjidil Haram.

Bangunan itu saat ini sudah berubah menjadi Maktabah atau perpustakaan Makkah Al-Mukarromah.
Dan bangunan ini sebenarnya dilarang dikunjungi oleh siapapun.

Di depan bangunan terdapat tulisan berbahasa Arab yang artinya dilarang berkunjung ke tempat ini dengan muka menyembah, karena tidak ada dalil yang menyuruh.

Baca: Jemaah Haji Jangan Sering Foto Selfie dan Rekam Video di Masjidil Haram, Askar Siap Mengusir

Memang terlihat ada banyak pengunjung yang diyakini oleh para arkeolog diyakini sebagai tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut.

Maktabah Makkah al Mukarromah
Maktabah Makkah al Mukarromah atau perpustakaan Makkah berjarak sekitar 500 meter dari Masjidil Haram. Tempat ini diyakini sebagai rumah tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Selama musim haji tempat ini ditutup buat umum, karena dikhawatirkan akan banyak jemaah haji yang melakukan pengkultusan terhadap tempat ini.

Di luar gedung ini juga dipampang foto-foto menggambarkan dalam perpustakaan.

Tampak dalam foto ada banyak rak buku sebagaimana perpustakaan pada umumnya.

Maktabah Makkah al Mukarromah 2
Maktabah Makkah al Mukarromah atau perpustakaan Makkah berjarak sekitar 500 meter dari Masjidil Haram. Tempat ini diyakini sebagai rumah tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Penulis: Husein Sanusi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved