Ibadah Haji 2023
Berburu Oleh-oleh di Pasar Al Kakiyah, Pedagang Teriakan Nama Jokowi
Pasar Al Kakiyah di kota Makkah menjadi magnet bagi para jemaah haji di seluruh dunia. Berbelanja oleh oleh untuk dibagikan kepada sanak keluarga.
TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Pasar Al Kakiyah di kota Makkah menjadi magnet bagi para jemaah haji di seluruh dunia. Berbelanja oleh-oleh untuk dibagikan kepada sanak keluarga.
Tak hanya jemaah haji asal Indonesia, jemaah haji dari berbagai penjuru dunia juga berburu oleh oleh di pasar grosir, mirip pasar Tanah Abang di Jakarta.
Penjual di pasar disini, ternyata sudah akrab dengan jemaah haji asal Indonesia, di berbagai sudut gedung barlantai empat ini, tak sulit menemui penjual bisa berbahasa Indonesia, meski terbata bata.
Tak hanya bahasa Indonesia, beberapa penjual juga fasih kosa kata bahasa Jawa. Bahasa Sunda pun, sebagian penjual bisa mengungkapkannya dengan lancar.
"Jokowi, Jokowi. Bisa. Murah murah," ujar Ahmed salah seorang pedagang sajadah. Tak hanya Ahmed, beberapa pedagan lain saat menyapa jemaah haji asal Indonesia, pun kerap menyapa dengan Jokowi, Jokowi.
Jokowi yang dimaksudkan adalah untuk memastikan mata uang rupiah, bisa dipergunakan untuk melakukan transaksi di pasar ini. Hanya saja, pedagang hanya menerima uang pecahan 50 dan seratus ribu saja, selain uang riyal, mata uang Arab Saudi.
Mulai dari minyak wangi, sajadah, tasbih, makanan, peci serta berbagai macam oleh oleh dijajakan di pasar ini. Hampir sama dengan beberapa gerai di Tanah Air yang juga menjual beragam oleh oleh sepulang dari Tanah Suci. Termasuk, makanan khas Arab Saudi, buah Kurma.
"Murah-murah, harga grosir di sini. Pakai Jokowi (uang rupiah) juga bisa," kata kata yang sering diucapkan para pedagang dari berbagai sudut di pasar Kakiyah.
Maryadi Idris dan Ahmad Yani jamaah haji asal Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) misalnya. Bersama dengan rombongan jemaah yang lain, harus pintar pintar melobi agar oleh oleh yang diinginkan bisa dibeli sesuai keinginan.
"Kita mencari cari tasbih, gamis, sorban. Cari sajadah dan minyak wangi juga untuk oleh oleh keluarga di Indonesia," ujarnya.
Baca juga: Viral Jemaah Haji asal Makassar Pakai Pakaian 20 Lapis hingga Borong 100 Gram Emas untuk Oleh-oleh
Teti, jemaah haji asal Pandeglang, provinsi Banten, saat ditemui di Pasar Kakiyah, terlihat cermat melihat satu persatu berburu oleh oleh yang akan dibawa ke Tanah Air. "Kalau belanjanya banyak, bisa lebih murah,"ujarnya semringah.
Kedua tangannya sudah terbebani dengan berbagai macam oleh oleh yang berhasil ia beli. Mulai dari minyak wangi, sajadah, kurma, sampai peci khas Arab Saudi.