Kamis, 9 April 2026

Ibadah Haji 2026

Jemaah Haji Indonesia Berangkat 22 April, Menhaj Berharap Konflik Timur Tengah Mereda

Jemaah haji Indonesia berangkat 22 April. Menhaj harap konflik Timur Tengah mereda demi ibadah aman dan khidmat…

Penulis: Fahdi Fahlevi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
NASIB JEMAAH HAJI - Calon jemaah haji Kota Bandung 2019 mendapat pengarahan di Masjid Pusdai Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (1/7/2019). Terkini, Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf berharap konflik Timur Tengah mereda agar tidak mengganggu keberangkatan jemaah haji Indonesia mulai 22 April 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Jemaah haji Indonesia mulai berangkat 22 April, di tengah ketegangan kawasan Timur Tengah.
  • Menhaj Gus Irfan tegaskan persiapan rampung, berharap konflik global tak ganggu operasional ibadah.
  • Dubes Saudi pastikan keamanan kota suci, dukungan penuh untuk kelancaran haji Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah memastikan seluruh persiapan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M telah rampung. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April dan berangkat ke Arab Saudi mulai 22 April 2026.

Di tengah ketegangan kawasan Timur Tengah, Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf atau Gus Irfan berharap situasi global tidak mengganggu kelancaran ibadah.

Kesiapan dan Harapan

Dalam pertemuan dengan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Almudi, Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan seluruh tahapan persiapan haji telah rampung.

Jemaah haji Indonesia dijadwalkan masuk asrama pada 21 April 2026 dan mulai diberangkatkan ke Arab Saudi sehari setelahnya, 22 April 2026.

“Alhamdulillah, seluruh tahapan persiapan haji Indonesia pada prinsipnya telah selesai,” ujar Gus Irfan, Rabu (8/4/2026).

Ia menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah yang bisa berdampak pada operasional haji.

“Kami berharap eskalasi yang terjadi tidak mempengaruhi operasional haji. Kami juga berharap ketegangan dapat segera mereda, sehingga seluruh proses ibadah haji dari berbagai negara dapat berjalan dengan lancar, aman, dan khidmat,” katanya.

Selain faktor keamanan, kenaikan biaya bahan bakar akibat situasi global juga menjadi perhatian.

Meski begitu, Gus Irfan menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.

Baca juga: Jelang Deadline Serangan Total AS ke Iran, Arab Saudi Tutup Jembatan ke Bahrain

Dukungan Arab Saudi

Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah Almudi menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan tindak lanjut koordinasi untuk memastikan kesiapan pelayanan bagi Duyufurrahman (tamu Allah).

“Kunjungan ini merupakan follow up koordinasi kami untuk menjamin perjalanan jemaah haji berjalan dengan baik. Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia berkomitmen memberikan dukungan penuh demi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.

Faisal menegaskan bahwa Arab Saudi dalam kondisi aman dan stabil serta terus menjaga keamanan dua kota suci.

“Arab Saudi saat ini dalam keadaan damai. Kami sangat memperhatikan kepentingan umat Islam dan terus berupaya menjaga stabilitas, termasuk mendorong agar ketegangan di kawasan tidak berlanjut,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari Arab Saudi, keberangkatan jemaah haji Indonesia pada 22 April 2026 diharapkan berjalan lancar.

Harapan besar tetap tertuju pada meredanya konflik di Timur Tengah agar ibadah haji berlangsung aman, khidmat, dan penuh makna bagi jutaan umat Islam.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved