Ibadah Haji 2026
Khutbah Wukuf Arafah 1447 H/ 2026, Tri Sukses Haji: Jalan Menuju Haji Mabrur dan Kemaslahatan Bangsa
Teks Khutbah Wukuf Arafah 1447 H 26 Mei 2026, tema “Tri Sukses Haji: Jalan Menuju Haji Mabrur dan Kemaslahatan Bangsa”, sebagai pesan jamaah Haji.
Ringkasan Berita:
- Khutbah Wukuf Arafah 1447 H tema “Tri Sukses Haji: Jalan Menuju Haji Mabrur dan Kemaslahatan Bangsa”.
- Rasulullah SAW mengingatkan bahwa doa terbaik adalah doa di hari Arafah, sehingga jemaah diajak memanfaatkan waktu mulia ini untuk mendoakan keluarga, umat, pemimpin dan bangsa Indonesia.
- Khutbah Wukuf Arafah 1447 H juga menyampaikan pesan agar jemaah Indonesia menjadi teladan selama di tanah suci, menjaga ketertiban, kebersihan, dan menolong sesama, khususnya lansia dan penyandang disabilitas.
TRIBUNNEWS.COM - Momentum wukuf di Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (14.00 WIB) menjadi puncak ibadah haji yang penuh makna.
Jutaan jemaah dari seluruh penjuru dunia berkumpul dalam kesederhanaan, menanggalkan atribut duniawi, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Khutbah Wukuf Arafah 1447 H kali ini mengangkat tema “Tri Sukses Haji: Jalan Menuju Haji Mabrur dan Kemaslahatan Bangsa”, sebuah pesan yang tidak hanya menekankan kesalehan ritual, tetapi juga mengajak umat Islam untuk menjadikan haji sebagai sarana membangun peradaban dan kemaslahatan bersama.
Khutbah ini menegaskan bahwa wukuf bukan sekadar kehadiran fisik di Padang Arafah, melainkan momentum spiritual untuk introspeksi, taubat, dan doa yang tulus.
Rasulullah SAW mengingatkan bahwa doa terbaik adalah doa di hari Arafah, sehingga jemaah diajak memanfaatkan waktu mulia ini untuk mendoakan keluarga, umat, pemimpin, dan bangsa Indonesia.
Lebih dari itu, khutbah menekankan pentingnya Tri Sukses Haji sebagai arah pelayanan dan maqashid syariah, yang mencakup sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, dan sukses keadaban serta peradaban.
Sukses ritual berarti jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji sesuai tuntunan syariat, dengan kemudahan bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
Sukses ekosistem ekonomi haji menekankan pengelolaan dana haji secara amanah dan transparan, sekaligus mendorong pemanfaatan produk lokal Indonesia agar memberi nilai tambah bagi umat.
Sementara sukses keadaban dan peradaban menegaskan bahwa haji harus melahirkan pribadi yang santun, jujur, disiplin, toleran, serta menjadi agen perdamaian yang mempererat persaudaraan di tanah air.
Khutbah Wukuf Arafah 1447 H juga menyampaikan pesan agar jemaah Indonesia menjadi teladan selama di tanah suci, menjaga ketertiban, kebersihan, dan menolong sesama, khususnya lansia dan penyandang disabilitas.
Di akhir khutbah, terselip doa agar sekembalinya ke tanah air, jemaah tidak hanya membawa cerita perjalanan, tetapi juga membawa perubahan perilaku yang lebih mulia serta komitmen kuat untuk menjaga persatuan, keberkahan, dan kemaslahatan bangsa.
Baca juga: 5 Amalan Sunnah di Hari Arafah Selain Berpuasa, Lengkap dengan Keistimewaannya
Mak demikian, wukuf di Arafah bukan hanya puncak ibadah haji, tetapi juga titik awal lahirnya pribadi dan masyarakat yang lebih baik.
Selengkapnya simak teks Khutbah Wukuf Arafah 1447 H, tema “Tri Sukses Haji: Jalan Menuju Haji Mabrur dan Kemaslahatan Bangsa” dilansir Media Center Haji 2026.
Khutbah Wukuf 9 Dzulhijjah 1447 H/ 26 Mei 2026
Tri Sukses Haji: Jalan Menuju Haji Mabrur dan Kemaslahatan Bangsa
oleh: K.H. Asep Saifuddin Chalim (Anggota Amirulhaj)
Khutbah Pertama
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي دَعَانَا إِلَى بَيْتِهِ الْحَرَامِ، وَوَقَفَنَا فِي عَرَفَاتَ، وَأَفَاضَ عَلَيْنَا مِنْ فَضْلِهِ وَرَحْمَتِهِ وَإِحْسَانِهِ. نَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا . أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ ، أَوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَاتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ،
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ.
Jemaah haji Indonesia yang dimuliakan Allah.
Pada hari yang agung ini, kita berkumpul di Arafah. Kita hadir di tempat yang menjadi inti ibadah haji. Kita datang dengan pakaian ihram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/doa-di-arafah.jpg)