Ibadah Haji 2026
KABAR HAJI, Masjidil Haram Diguyur Hujan pada Malam Hari, Jemaah Tetap Tawaf
Hujan sempat mengguyur kawasan Masjidil Haram, Makkah, pada Senin (27/4/2026) malam waktu Arab Saudi.
Ringkasan Berita:
- Masjidil Haram, Makkah, pada Senin (27/4/2026) malam waktu Arab Saudi diguyur hujan.
- Hujan mulai turun sekitar pukul 23.00 waktu setempat.
- Jemaah tetap melaksanakan tawaf, salat, hingga berdoa di area Masjidil Haram
TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Hujan sempat mengguyur kawasan Masjidil Haram, Makkah, pada Senin (27/4/2026) malam waktu Arab Saudi.
Seorang petugas haji, Asnida Riani, mengatakan hujan mulai turun sekitar pukul 23.00 waktu setempat.
Baca juga: Imbauan Naik Bus Shalawat Jelang Salat Fardhu, Jemaah Haji Diminta Berangkat Lebih Awal
Namun, hujan tersebut hanya berlangsung singkat.
"Tidak lama, kurang dari 10 menit," ujar Asnida kepada tim Media Center Haji (MCH) 2026.
Meski berlangsung sebentar, guyuran hujan membuat area sekitar Masjidil Haram sempat basah.
Sejumlah petugas kebersihan terlihat sigap membersihkan genangan air di lantai pelataran masjid.
Di tengah hujan yang turun, aktivitas jemaah umrah tetap berjalan seperti biasa.
Mereka terlihat tetap melaksanakan tawaf, salat, hingga berdoa di area Masjidil Haram di tengah guyuran hujan.
Prakiraan Cuaca Makkah
Sementara itu, kondisi cuaca di Kota Makkah pada Rabu (29/4/2026) diperkirakan cerah dengan banyak sinar matahari.
Suhu udara diprediksi mencapai 36 derajat Celsius dengan suhu yang dirasakan bisa menyentuh 38 derajat Celsius.
Cuaca juga diperkirakan kering tanpa potensi hujan maupun badai petir.
Tingkat paparan sinar ultraviolet (UV) berada pada level sangat tinggi.
Sehingga diimbau membatasi aktivitas terlalu lama di bawah terik matahari dan memperbanyak konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi.
Prediksi Musim Dingin saat Puncak Ibadah Haji
Sementara itu, jemaah haji Indonesia sudah diwanti-wanti menyiapkan diri jelang puncak ibadah haji.
Wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah 1447 H bertepatan dengan musim dingin di Arab Saudi, khususnya di Makkah dan Madinah.
Biasanya saat musim dingin di Arab Saudi, suhu rata-rata: 12–25 °C di Makkah dan Madinah.
Malam hari: Bisa turun hingga 8–10 °C, terutama di daerah padang pasir terbuka seperti Arafah dan Mina.
Siang hari: Tetap terasa hangat, tetapi tidak sepanas musim panas (bisa mencapai 40 °C).
Risiko kesehatan: Jamaah perlu menjaga stamina, karena perbedaan suhu siang–malam cukup ekstrem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hujan-di-masjidil-haram.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.