Ibadah Haji 2026
Hari Kelima Operasional Haji 2026: 22.051 Jemaah Tiba di Madinah, Cuaca Capai 36 Derajat Celsius
Memasuki hari kelima operasional haji 1447 Hijriah, tercatat 56 kloter dengan total 22.051 jemaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Ringkasan Berita:
- Penyelenggaraan haji 2026 memasuki hari kelima dengan lebih dari 22 ribu jemaah Indonesia telah diberangkatkan ke Arab Saudi dan mayoritas tiba di Madinah.
- Pemerintah mengingatkan bahaya haji non-prosedural serta memperketat pengawasan setelah adanya jemaah yang dicegah berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu.
- Cuaca panas hingga 36 derajat Celsius di Madinah mendorong jemaah untuk menjaga kesehatan, didukung layanan medis yang disiagakan penuh selama 24 jam.
TRIBUNNEWS.COM - Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim yang memiliki kemampuan, baik secara fisik, finansial, maupun kesiapan mental.
Ibadah ini dilaksanakan setiap tahun pada bulan Dzulhijjah dalam kalender Hijriah, dengan puncaknya pada prosesi wukuf di Arafah.
Di Indonesia, penyelenggaraan haji selalu menjadi agenda besar nasional dengan proses panjang, mulai dari pendaftaran hingga pemberangkatan yang pada tahun 2026 dimulai sejak 22 April.
Memasuki hari kelima operasional haji 1447 Hijriah, arus keberangkatan jemaah Indonesia ke Arab Saudi terus berlangsung secara bertahap dan terorganisir.
Hingga 24 April 2026, tercatat 56 kelompok terbang (kloter) dengan total 22.051 jemaah telah diberangkatkan, dikutip dari haji.go.id.
Dari jumlah tersebut, sekitar 17.747 jemaah yang tergabung dalam 45 kloter telah tiba di Madinah dan mulai menjalani rangkaian ibadah awal di Tanah Suci.
Di tengah proses tersebut, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran haji tanpa prosedur resmi.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, menegaskan hanya visa haji resmi yang dapat digunakan untuk menunaikan ibadah ini.
Penggunaan visa di luar ketentuan, seperti visa turis atau kerja, berisiko besar karena dapat berujung pada sanksi berat dari otoritas Arab Saudi, termasuk deportasi hingga larangan masuk kembali dalam jangka panjang.
Pengawasan pun diperketat melalui kolaborasi lintas lembaga, termasuk aparat kepolisian dan imigrasi.
Dalam beberapa hari terakhir, 13 warga negara Indonesia yang mencoba berangkat dengan dokumen tidak sesuai berhasil dicegah di bandara, seperti di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu.
Baca juga: Cara Jemaah Haji Indonesia ke Masjidil Haram Pakai Bus Shalawat, Beroperasi 24 Jam, Gratis
Pemerintah juga membuka ruang partisipasi publik melalui aplikasi Kawal Haji guna melaporkan praktik penipuan yang merugikan calon jemaah.
Sementara itu, kondisi cuaca di Madinah menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah yang sudah tiba.
Suhu udara yang menyentuh 36 derajat Celsius dengan kelembapan rendah berpotensi memicu kelelahan dan dehidrasi.
Oleh karena itu, jemaah diimbau untuk menjaga asupan cairan, membatasi aktivitas di bawah terik matahari, serta mengikuti arahan petugas kloter.