Selasa, 19 Mei 2026

Ibadah Haji 2026

Puncak Haji 2026: Kemenhaj Bakal Sweeping Makkah Cegah Jemaah Tertinggal

Antisipasi fase Armuzna! Kemenhaj bakal lakukan sweeping total di Makkah agar tidak ada jemaah tertinggal saat geser ke Arafah.

Tayang:
Penulis: Fahdi Fahlevi
Thamzil Thahir/Tribun Timur
PUNCAK HAJI — Ribuan jemaah haji mulai memadati Padang Arafah pada Selasa (27/6/2023). Menjelang puncak ibadah haji 2026, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan melakukan penyisiran menyeluruh di wilayah Makkah untuk mencegah jemaah tertinggal saat pergerakan ke Arafah. 

Ringkasan Berita:
  • Satuan operasional khusus diterjunkan untuk menyisir seluruh sudut akomodasi di kota suci.
  • Mobilisasi ratusan ribu jemaah menuju padang penyerahan diri diatur ketat dalam skema terjadwal.
  • Manajemen pergerakan manusia berbasis mitigasi risiko diterapkan guna memecah potensi titik hambatan logistik.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAKementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan melakukan penyisiran (sweeping) secara menyeluruh terhadap jemaah di wilayah Makkah menjelang puncak ibadah haji.

Langkah tegas ini diambil untuk memastikan seluruh jemaah bergeser tepat waktu dan tidak ada yang tertinggal di kota suci saat proses pemberangkatan menuju Arafah dimulai.

"Kami akan lakukan sweeping menyeluruh di wilayah Makkah untuk kemudian memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal," ujar Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, dalam konferensi pers virtual, Selasa (19/5/2026).

Guna mendukung kelancaran pergerakan massal tersebut, Kemenhaj telah membentuk Satuan Operasional Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Satuan tugas ini bertugas menyiapkan skema mobilisasi jemaah secara bertahap, terukur, dan berbasis mitigasi kepadatan.

Maria memaparkan bahwa pada fase Armuzna, jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia akan bergerak secara bersamaan dalam waktu dan ruang yang sangat terbatas.

Oleh karena itu, ketepatan waktu menjadi faktor yang sangat krusial.

"Pengaturan mobilitas, disiplin jadwal, kepatuhan terhadap arahan petugas, serta kesiapan fisik jemaah ini jadi faktor kunci yang sangat menentukan," kata Maria menambahkan.

Jadwal Keberangkatan Tiga Gelombang

Proses mobilisasi jemaah menuju Arafah dijadwalkan mulai berlangsung pada 8 Zulhijah 1447 Hijriah atau Senin, 25 Mei 2026.

Seluruh jemaah akan diberangkatkan dari hotel masing-masing di Makkah dengan menggunakan skema tiga gelombang perjalanan demi memecah kepadatan jalur transportasi.

Gelombang pertama dijadwalkan bertolak mulai pukul 06.00 waktu Arab Saudi (WAS).

Selanjutnya, gelombang kedua menyusul pada pukul 11.30 WAS, dan perjalanan gelombang ketiga akan dimulai pada pukul 17.30 WAS.

Melalui pembagian waktu yang ketat tersebut, seluruh pergerakan jemaah ditargetkan sudah rampung dan tiba di Arafah sebelum pukul 24.00 WAS.

Baca juga: Saudi Tingkatkan Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Terancam Deportasi dan Denda Rp426 Juta

Data Pergerakan Jemaah di Lapangan

Berdasarkan data operasional terbaru, volume kedatangan jemaah haji di Arab Saudi terus meningkat secara signifikan menjelang hari penentuan.

Sejauh ini, tercatat sebanyak 481 kelompok terbang (kloter) dengan total 186.041 jemaah dan 1.919 petugas telah diberangkatkan dari tanah air.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved