Ibadah Haji 2026
Fase Kepulangan Jemaah ke Indonesia Dimulai 1 Juni 2026, 17 Kloter Siap Dipulangkan
Moch Irfan Yusuf mengatakan, proses pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air akan dimulai mulai Senin, 1 Mei 2026.
Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Moch Irfan Yusuf mengatakan, proses pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air akan dimulai mulai Senin, 1 Mei 2026.
Pemulangan akan diawali oleh kloter-kloter awal melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
"Pada 1 Juni, sebanyak 17 kloter dijadwalkan mulai dipulangkan ke Indonesia," kata Gus Irfan kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Sabtu (30/5/2026).
Proses pemulangan ini, lanjut Gus Irfan, akan berlangsung secara bertahap hingga 30 Juni 2026.
Menurut Gus Irfan, dimulainya fase pemulangan tersebut seiring dengan berakhirnya rangkaian puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) bagi seluruh jemaah haji Indonesia, termasuk mereka yang mengambil nafar tsani.
Ia memastikan seluruh jemaah Indonesia yang masih berada di Mina telah diberangkatkan kembali ke hotel masing-masing di Makkah pada Sabtu sore waktu Arab Saudi.
"Alhamdulillah, hari ini kami memastikan bahwa pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi, seluruh jemaah haji Indonesia yang berada di Mina telah diberangkatkan kembali menuju hotel masing-masing di Makkah," ujarnya.
Baca juga: Doa Agar Menjadi Haji Mabrur, Ikhtiar Meraih Haji yang Diterima Allah SWT
Dengan selesainya pergerakan tersebut, fase Armuzna bagi jemaah haji Indonesia resmi berakhir. Terkini, mereka bersiap melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya di Tanah Haram.
Meski fase Armuzna telah selesai, cucu pendiri NU itu mengingatkan masih ada sebagian jemaah yang harus menuntaskan rangkaian ibadah haji berupa tawaf ifadah.
Sebagian jemaah diketahui telah melaksanakan tawaf ifadah sejak 10 hingga 13 Dzulhijjah.
Namun, pemerintah memastikan seluruh jemaah yang belum melaksanakannya akan mendapatkan pendampingan hingga ibadah tersebut selesai ditunaikan.
"Kami telah memerintahkan seluruh petugas untuk memastikan bahwa setiap jemaah yang belum melaksanakan tawaf ifadhah dapat menyelesaikannya sebelum kembali ke Tanah Air," ujarnya.
Petugas juga akan terus memberikan pendampingan kepada jemaah, khususnya lansia, penyandang disabilitas, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu agar seluruh proses ibadah berjalan aman dan tertib.
Gus Irfan mengimbau seluruh jemaah agar menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan serta mematuhi seluruh jadwal dan arahan yang telah ditetapkan petugas.
"Kami mengimbau seluruh jemaah untuk tetap menjaga kesehatan, mematuhi jadwal yang telah ditetapkan, mengikuti arahan petugas, serta tidak memaksakan diri melakukan aktivitas di luar kemampuan fisik, terutama menjelang masa kepulangan," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ibadah-Haji-2026-kepulangan-jemaah.jpg)