Selasa, 7 April 2026

Pemkot Madiun Gandeng Sunat Super-Ring Dalam Medioen Khitanan

Sabtu, 24 Juni 2023 16:51 WIB
TRIBUNNEWS.COM, MADIUN - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun dalam rangka hari jadi Kota Madiun Ke-105 telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan. Salah satunya pada hari ini, Jumat (23/6/2023) telah dilaksanakan agenda Medioen Khitan yang bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, Jalan Pahlawan, Kartoharjo, Kota Madiun.   Dalam sambutannya Walikota Madiun H.Maidi mengungkapkan, hari ini agendanya padat sekali dan hari ini di rumah dinas walikota Madiun diadakan acara Madioen Khitanan dalam rangka hari jadi ke 105 tahun Kota Madiun.   Dimana tahun 2022 acara khitanan masal diikuti sekitar 220 peserta dan hari ini diikuti sekitar 230 peserta. Jumlah tersebut, mayoritas berasal dari keluarga kurang beruntung dari 27 kelurahan yang ada di Kota Madiun. Termasuk anak yatim, yatim piatu maupun piatu. Sedangkan yang terbanyak, berasal dari wilayah Kecamatan Taman, yakni sebanyak 88 anak.   "Saya berharap, setelah dikhitan, anak-anak bisa meningkatkan ibadahnya karena sudah akil baligh, dan kelak dapat membina rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah. Semoga anak-anak ini kelak menjadi para pemimpin yang berguna bagi nusa dan bangsa, serta berbakti kepada orang tua. Saya juga berdoa, semoga kelak ada yang menjadi walikota, karena mereka di khitanan di rumah dinas walikota Madiun", tutur H. Maidi.   Ditambahkan oleh H. Maidi, alhamdulillah sudah beberapa tahun ini pemerintah kota (Pemkot) Madiun menggandeng atau bekerjasama dengan Sunat Modern Indonesia (SMI) yang berada di Madiun. Dan Sunat Modern Indonesia (SMI) ini luar biasa dan hebat, ibaratnya dulu itu kita dalam satu hari mengkhitan itu hanya bisa dua orang saja, tetapi sekarang ini dalam satu hari bisa mengkhitan dua ratus orang lebih.   Oleh karena itu secara pribadi saya mengucapkan terimakasih atas ibadah yang dilakukan dari teman-teman di Sunat Modern Indonesia (SMI), dan mudah-mudahan anak-anak yang dikhitan hari ini akan menjadi calon para pemimpin di era keemasan nanti.   Jadi Madioen Khitanan ini merupakan ibadah dari pemerintah kota Madiun, dan teman-teman Sunat Modern Indonesia. Dimana yang belum khitan di khitanan, yang belum menikah di nikahkan, dan anak-anak yang stunting harus kita atasi semuanya. Sehingga generasi kita itu kedepan agar bisa mengikuti perubahan dan ikut merubah, bukan hanya menjadi korban perubahan, dan itu harapan saya untuk anak-anak kota Madiun.   "Saya tadi ikut turun membantu dalam pelaksanaan khitan dan melaksanakan khitan dengan metode khitan Super-Ring cara kerjanya sangat mudah, aman, dan ramah untuk anak-anak. Dan metode khitan Super-Ring ini luar biasa, karena setelah anak-anak dikhitan mereka langsung bisa merasakan ketika buang air kecil tidak merasakan perih, jadi secara keamanan, kesehatan, estetik bentuk setelah dikhitan, metode Super-Ring ini hebat. Jadi sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Sunat Modern Indonesia (SMI) dengan metode khitan Super-Ring bisa membuat generasi akan datang atau generasi emas menjadi sehat sehingga mereka siap menjadi pembawa perubahan khususnya di kota Madiun", kata H. Maidi.   Super-Ring sebagai produk unggulan Sunat Modern Indonesia (SMI) hadir menjawab penantian alat khitan yang aman dan nyaman sehingga persepsi masyarakat terhadap khitan akan menjadi ritual yang menyenangkan. Super-Ring memiliki kelebihan yaitu mudah digunakan, harga terjangkau, material berkualitas dan nyaman untuk pasien.   Super-Ring sendiri merupakan alat sunat berbentuk cincin yang sangat ringan dengan berat 0,3-0,5 gram. Pada proses sunat, ring dipasang melingkari penis secara longgar pada kulit kulup kemudian diikatkan pada jalur ring tersebut tanpa jahitan dan perban serta ring akan lepas secara otomatis di rentang 5-14 hari.   Super-Ring merupakan produk dari PT. Sunat Modern Indonesia (SMI) yang telah memiliki HKI Paten dan sudah mendapatkan izin AKD dari Kemenkes RI. Hingga saat ini Super-Ring telah digunakan di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke oleh ribuan praktisi khitan yang telah tersertifikasi setelah mengikuti pelatihan khitan modern intensif.   Super-Ring dirancang untuk memberikan pengalaman khitan yang cepat, aman dan menyenangkan. Alat ini diciptakan dengan teknologi material terkini dan diproduksi dalam standar mutu terbaik. Super-Ring diciptakan atas dasar pasien yang mengeluh karena susah beraktifitas setelah khitan, tidak nyaman karena ada perban dan tidak bisa mandi, serta operator sunat yang mengeluh karena diperlukan waktu untuk mengontrol pasien sehingga waktu tidak efisien. Super-Ring juga mengurangi berbagai risiko proses khitan karena tidak ada luka yang terbuka dan tidak ada jarum suntik.   Sementara itu Andri Suwarno S,Kep Ns selaku Founder Super-Ring & Komisaris Utama PT. Sunat Modern Indonesia (SMI) mengatakan, pada hari ini bertempat di rumah dinas walikota Madiun di selenggarakan Madioen Khitan dalam rangka hari jadi kota Madiun ke 105, dimana kita melaksanakan khitanan masal untuk 230 anak dengan menggunakan metode baru Super-Ring.   Metode Super-Ring dipilih karena metode ini sangat efisien, memiliki safety yang tinggi, kenyamanan yang baik, dan estetik yang baik.   "Dengan metode Super-Ring ini memungkinkan khitan dapat dilakukan kapan saja, semua umur dari bayi hingga dewasa, dengan proses cepat kurang dari 3 menit, tanpa jahitan, tanpa perban, dan tanpa harus memakai jarum suntik. Dan setelah melakukan khitan dengan metode Super-Ring ini anak-anak aman melakukan aktivitas seperti bersepeda, berenang, mandi seperti biasa, jadi anak dimotivasi untuk melakukan aktivitas seperti biasa. Semakin anak yang dikhitan beraktifitas maka proses penyembuhannya pun akan berjalan dengan cepat. Dan juga proses pelepasan ring yang biasa terjadi pada hari ke 5 sampai dengan hari ke 10 akan terasa lebih nyaman, " kata Andri Suwarno.   Metode Super-Ring merupakan salah satu alternatif khitan era milenial yang merupakan metode yang memiliki tingkat keamanan yang lebih baik.   "Jadi intinya ini adalah kerjasama ke 6 kalinya antara Sunat Modern Indonesia (SMI) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, jadi sekitar lebih dari 1000 anak telah kita lakukan khitanan masal dengan menggunakan metode Super-Ring di kota Madiun, " turup Andri Suwarno.  //xis
Editor
Byline/Fotografer TRIBUNNEWS.COM/HO/FX ISMANTO
Byline Title STF
Credit TRIBUNNEWS.COM
Source TRIBUNNEWS.COM
Copyright TRIBUNNEWS.COM
KOMENTAR