Rumah Kopi Dharma Boutique Roaster Semarang 1916
Senin, 14 Januari 2019 18:01 WIB
Foto #1
Widayat Basuki Dharmowiyono (73) pemilik Rumah Kopi Dharma Boutique Roaster Semarang 1916 (kanan) dan Sri Hartini (pegawai) (40) sedang menyangrai kopi gayo dengan menggunakan alat Sangrai yaitu Henneman alat untu mengolah kopi buatan Belanda tahun 1916 di Rumah Kopi Dharma Boutique Roaster di jalan Watgandul Barat No 14, Pecinan, Kota Semarang, Jawa Tengah (14/1). Dalam proses mengolah kopi (menyangrai) agar aroma kopi keluar di butuhkan waktu sekitar 10 menit. Rumah kopi Dharma Boutique Roaster Semarang 1916 menyediakan berbagai macam kopi khas nusantara mulai dari Aceh sampai kopi Papua. Dalam sehari rumah kopi ini bisa memproduksi sekitar 10 kilogram. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
| Editor | |
| Byline/Fotografer | Hermawan Handaka |
| Byline Title | STF |
| Date Created | 20190114 |
| Credit | Tribun Jateng |
| Source | Tribun Jateng |
FOTO TERKAIT
KOMENTAR