Rabu, 3 Juni 2026

Sambut Idul Fitri Kalbar Adakan Festival Meriam Karbit

Kamis, 7 Juli 2016 16:45 WIB
Foto #2
Warga saat menyulut meriam karbit ditepian sungai Kapuas, Kawasan Banjar Serasan, Pontianak Timur, Kalbar, Selasa (5/7/2016) malam. meriam karbit merupakan permainan tradisional masyarakat Pontianak, kususnya etnis Melayu yang bermukim di kawasan tepian sungai Kapuas, menyambut perayaan Idul fitri. Sebagai bentuk apresiasi dan menjaga nilai nilai budaya, Pemkot Pontianak melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pontianak bekerjasama dengan Forum Meriam Karbit menggelar festival meriam karbit yang akan dimainkan pada malam takbiran yang dipusatkan disepanjang tepian sungai Kapuas. Pada pegelaran festival meriam karbit 2016 diikuti sebanyak 154 batang meriam yang terbuat dari balok kayu yang terbagi dalam 28 kelompok. Meriam karbit ini akan terus dibunyikan sambung menyambung selepas adzan magrib dimalam takbiran hingga menjelang pagi. Dentuman keras disertai semburan api yang keluar dari moncong meriam akan terdengar hingga jarak 5KM. Menurut cerita yang beredar dikalangan masyarakat Pontianak, dahulu kala permainan merim karbit bertujuan untuk mengusir kuntilanak yang ada di Pontianak. TRIBUN PONTIANAK / ANESH VIDUKA
Editor FX Ismanto
Byline/Fotografer TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Byline Title STF
Credit TRIBUN PONTIANAK
Source TRIBUN PONTIANAK
Copyright TRIBUN PONTIANAK
KOMENTAR