Dua Korea Bersitegang
Presiden Lee Myung-Bak: Korut Harus Membayar Serangan Itu...
Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Myung-Bak bersumpah akan membuat Korea Utara (Korut) membayar atas serangan artileri
Seperti diberitakan Herald Sun, Senin (29/11/2010), Lee mendapat tekanan keras agar mengambil sikap tegas terhadap Korut setelah serangan mematikan di sebuah pulau, pekan lalu.
"Saya tidak bisa menahan kemarahan atas sikap brutal rezim Korea Utara," ujarnya dalam siaran televisi yang disiarkan secara nasional.
"Sekarang kami tahu semakin tinggi rasa toleransi dan sabar maka selalu menjadi sasaran provokasi," jelasnya sambil menambahkan jika Korut sebelumnya melakukan tes bom nuklir dan juga disalahkan atas tenggelamnya kapal perang Korsel dan menewaskan 46 orang.
Sehari setelah China yang merupakan sekutu utama Korut meminta dilakukan pembicaraan dengan Pyongyang, Lee mengatakan sangat sulit mengharap Korut meninggalkan senjata nuklirnya.
Pernyataan ini dikeluarkan setelah AS dan Korsel berada dalam posisi untuk menunjukkan kekuatan melawan Korut dengan melakukan empat hari latihan perang gabungan. Latihan ini melibatkan kapal perang supercanggih AS, USS George Washington.