Jumat, 8 Mei 2026

Dua Korea Bersitegang

Korut Kembali Lancarkan Artileri ke Korsel

Pada Rabu (8/12/2010) pagi, pihak Korsel kembali mendengar sebuah tembakan artileri yang berasal dari wilayah di Laut Kuning, Korea Utara.

Tayang:
Editor: OMDSMY Novemy Leo
TRIBUNNEWS.COM, NEONPYEONG --- Pada Rabu (8/12/2010) pagi, pihak Korea Selatan (Korsel) kembali mendengar sebuah tembakan artileri yang berasal dari wilayah di Laut Kuning, Korea Utara.

Namun, tidak ada selongsong peluru yang ditemukan di wilayah selatan Pulau Yeonpyeong, kata seorang pejabat Angkatan Gabungan Korsel (JCS) yang menolak disebut namanya. Menurutnya, tembakan tersebut terdengar dari jarak jauh, dari posisi  perbatasan laut.

Meski demikian, pejabat dimaksud menduga, saat ini pihak Korut juga sedang mengadakan latihan militernya. "Kami menduga Korut meneruskan latihan menembak rutin militernya," kata pejabat tersebut.

Namun, pihak Korsel mengatakan, mereka tidak kuatir dengan kegiatan militer Korut. Sebaliknya, tembakan artileri Korut itu membuat pihak militer AS dan Korsel bersiaga

Panglima militer Amerika Serikat Laksamana Mike Mullen bertemu pimpinan militer Korea Selatan di Seoul untuk membahas upaya merespons serangan Korea Utara berikutnya.

Untuk diketahui, Korea Utara menyerang Pulau Yeonpyeong milik Selatan, Rabu (23/11/2010) waktu setempat. Serangan artileri Korut itu menyebabkan  dua warga sipil serta dua marinir Korsel.

Selanjutnya, korsel bersama AS mengadakan latihan militer untuk mengantisipasi serangan korut. Korsel telah menyatakan akan melancarkan serangan balasan bila Korut kembali menyerang wilayah Korsel.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved