Dua Korea Bersitegang
Korut Kembali Lancarkan Artileri ke Korsel
Pada Rabu (8/12/2010) pagi, pihak Korsel kembali mendengar sebuah tembakan artileri yang berasal dari wilayah di Laut Kuning, Korea Utara.
Namun, tidak ada selongsong peluru yang ditemukan di wilayah selatan Pulau
Yeonpyeong, kata seorang pejabat Angkatan Gabungan Korsel (JCS) yang
menolak disebut namanya. Menurutnya, tembakan tersebut terdengar dari jarak jauh, dari posisi perbatasan laut.
Meski demikian, pejabat dimaksud menduga, saat ini pihak Korut juga sedang mengadakan latihan militernya. "Kami menduga Korut meneruskan latihan menembak rutin militernya," kata pejabat tersebut.
Namun, pihak Korsel mengatakan, mereka tidak kuatir dengan kegiatan militer Korut. Sebaliknya, tembakan artileri Korut itu membuat pihak militer AS dan Korsel bersiaga
Panglima militer Amerika Serikat Laksamana Mike Mullen bertemu pimpinan militer Korea Selatan di Seoul untuk membahas upaya merespons serangan Korea Utara berikutnya.
Untuk diketahui, Korea Utara menyerang Pulau Yeonpyeong milik Selatan, Rabu (23/11/2010) waktu setempat. Serangan artileri Korut itu menyebabkan dua warga sipil serta dua marinir Korsel.
Selanjutnya, korsel bersama AS mengadakan latihan militer untuk mengantisipasi serangan korut. Korsel telah menyatakan akan melancarkan serangan balasan bila Korut kembali menyerang wilayah Korsel.