Senin, 15 Juni 2026

Israel Serang Jalur Gaza

Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata

Militer Israel menargetkan sekitar 100 lokasi di Gaza, termasuk gudang amunisi dan markas milisi di Gaza.

Tayang:
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, GAZA--Setelah melewati proses pembicaraan yang alot, pada hari Selasa, (20/11/2012), waktu setempat, Pemerintah Israel dan otoritas Hamas yang menguasai Jalur Gaza sepakat melakukan gencatan senjata pada tengah malam nanti.

Menurut seorang pejabat Hamas, Ayman Taha, perjanjian gencatan senjata yang digagas oleh Mesir itu, perjanjian gencatan senjata itu akan dimumkan pada pukul sembilan malam, di Kairo, Mesir.

"Pernjanjian gencatan senjata telah tercapai, dan akan dinyatakan di Kairo pada pukul sembilan malam dan berlaku pada tengah malam nanti," kata Taha seperti dilansir oleh Palestine News Network.

Gencatan senjata juga akan dimumkan oleh Jihad Islam di Libanon dalam beberapa jam mendatang.

Sebelumnya, media pemerintah Mesir mengutip Presiden Mesir Mohamed Morsi telah memberitakan bahwa gencatan senjata antara kedua belah pihak berhasil dicapai.

"Upaya untuk mencapai gencatan senjata antara pihak Palestina dan Israel akan menghasilkan hasil yang positif dalam beberapa jam ke depan," ucap Morsi.

Walau demikian, rincian dari perjanjian itu belum diketahui, namun berdasarkan pemberitaan Al-Jazeera Mesir akan menjadi penjamin gencatan senjata. Selain itu Israel dan Hamas setuju untuk mengakhiri semua permusuhan, termasuk pembunuhan yang ditargetkan.

Tak lama setelah laporan dari gencatan senjata segera muncul, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel akan menjadi "mitra yang bersedia" melakukan gencatan senjata dengan teroris yang berkuasa di Gaza (kelompok Hamas).

Netanyahu membuat pernyataan dalam pertemuan dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon, yang berada di wilayah itu sebagai bagian dari upaya diplomatik internasional untuk mengakhiri hampir seminggu pertempuran antara Israel dan Hamas.

"Jika solusi jangka panjang dapat diletakkan di tempat dengan cara diplomatik, Israel akan menjadi mitra yang bersedia," tuturnya.

Namun di tengah upaya internasional untuk menghentikan pertempuran dipasang dan mencegah invasi darat kemungkinan Israel di Jalur Gaza yang padat penduduknya, Israel menekan dengan serangan udara dan roket Palestina melintas di perbatasan pada hari Selasa.

Militer Israel menargetkan sekitar 100 lokasi di Gaza, termasuk gudang amunisi dan markas milisi di Gaza.

Pesawat tempur Israel dilaporkan menewaskan tiga anggota Hamas di Gaza pada hari Selasa. Dua dari mereka terlibat dalam serangan roket terhadap Israel. Selain itu, serangan udara dan tembakan artileri IOF targetkan puluhan target Hamas seluruh daerah pantai.

Polisi Israel mengatakan lebih dari 150 roket ditembakkan dari Gaza Menjelang sore, banyak dari mereka dicegat oleh sistem anti roket Israel. Serangan itu mengakibatkan 10 orang terluka.

Pada sekitar tengah hari roket ditembakkan ke arah wilayah Yerusalem untuk kedua kalinya sejak Operasi Pilar Pertahanan diluncurkan. Namun, roket mendarat di ruang terbuka di daerah Etzion Gush. Tidak ada laporan cedera atau kerusakan. (pnn)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved