Senin, 15 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Trump: Iran Boleh Memperkaya Uranium, tapi Bukan untuk Militer

Presiden AS Donald Trump mengatakan AS boleh memperkaya uranium tapi bukan untuk tujuan militer, setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan.

Tayang:
Facebook The White House
PRESIDEN AS TRUMP - Tangkapan layar The White House pada Senin (15/6/2026), memperlihatkan Presiden AS Donald Trump mengumumkan investasi sebesar 700 juta USD untuk memperkuat industri batubara AS pada 4 Juni 2026. Pada 15 Juni 2026, Trump mengatakan AS boleh memperkaya uranium tapi bukan untuk tujuan militer, setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran tetap boleh memperkaya uranium, tetapi hanya untuk tujuan sipil dan pada tingkat rendah yang tidak dapat digunakan untuk militer.
  • Kesepakatan AS-Iran juga mencakup pengelolaan sekitar 12 ton uranium yang telah diperkaya Iran serta mekanisme inspeksi internasional yang ketat.
  • Kompromi ini tercapai setelah Iran menolak penghentian total pengayaan uranium selama 20 tahun.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan rincian baru mengenai kesepakatan yang telah dicapai antara Washington dan Teheran.

Dalam wawancara dengan The New York Times, Trump menegaskan bahwa Iran tetap diperbolehkan melakukan pengayaan uranium, tetapi hanya untuk kepentingan sipil dan tidak boleh digunakan untuk tujuan militer.

"Iran akan selamanya terbatas pada pengayaan uranium pada tingkat rendah yang tidak dapat digunakan secara militer," kata Trump, pada Senin (15/6/2026).

Menurut Trump, kesepakatan tersebut memastikan Iran tidak akan dapat memperkaya uranium melebihi batas yang telah ditentukan.

Namun, ketika ditanya apakah batas tersebut sama seperti dalam perjanjian nuklir era Presiden Barack Obama yang membatasi pengayaan uranium hingga 3,67 persen, Trump tidak menyebut angka spesifik.

Sebaliknya, ia menegaskan bahwa inti dari perjanjian baru adalah menjamin Iran hanya dapat melakukan pengayaan uranium untuk kebutuhan nonmiliter secara permanen.

"Mereka hanya akan dapat melakukan pengayaan untuk tujuan nonmiliter, selamanya," ujarnya.

Kesepakatan AS-Iran yang diumumkan Trump pada Senin pagi itu menjadi salah satu terobosan diplomatik terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Trump Umumkan Kesepakatan dengan Iran

Sebelumnya, Trump mengumumkan melalui platform Truth Social bahwa kedua negara telah berhasil menyelesaikan kesepakatan yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan sekaligus membuka jalan menuju stabilitas kawasan Timur Tengah.

Selain membatasi aktivitas nuklir Iran, kesepakatan tersebut juga mencakup kerja sama antara AS dan Iran untuk menangani persediaan uranium yang telah diperkaya milik Teheran.

Baca juga: Israel Tak Senang dengan Kesepakatan AS-Iran, Tak Mau Mundur dari Lebanon

Trump menyebut kedua negara akan bekerja sama untuk mengekstraksi, mencampur, dan menghilangkan sekitar 12 ton bahan bakar nuklir yang saat ini dimiliki Iran.

Langkah itu mengingatkan pada perjanjian nuklir tahun 2015 yang disepakati pada masa Presiden Obama.

Dalam kesepakatan tersebut, sekitar 97 persen stok uranium yang telah diperkaya Iran dipindahkan ke Rusia guna mengurangi risiko pengembangan senjata nuklir.

Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat akan memiliki mekanisme pengawasan yang sangat ketat untuk memastikan Iran mematuhi seluruh komitmen yang telah disepakati.

"Kami akan memiliki kekuatan inspeksi yang kuat," kata Trump.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved