Kamis, 9 April 2026

Israel Serang Jalur Gaza

Israel Waspadai Kemarahan Warga Gaza Usai Salat Jumat

Pascagencatan senjata yang disepakati, angkatan bersenjata Israel tetap memantau situasi keamanan.

Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, GAZA - Pascagencatan senjata yang disepakati, angkatan bersenjata Israel tetap memantau situasi keamanan.

Seorang pejabat Pasukan Pertahanan Israel (IDF), yakin Hamas dan milisi Jihad Islam memiliki niat baik untuk mentaati perjanjian gencatan senjata, dan mencegah faksi teror lainnya di Palestina, melancarkan serangan ke Israel. Seperti diberitakan oleh Jpost.com, Rabu (21/11/2012), waktu setempat.

Meski demikian, pihaknya, tidak menutup mata kemungkinan terjadinya eskalasi kemarahan publik di Gaza, pada saat warga menggelar ibadah Shalat Jumat, pada pekan ini melihat tingkat kerusakan yang terjadi di Gaza akibat operasi militer selama sepekan terakhir.

"Kami akan mengikuti semua perkembangan di Gaza, dan kita harus siap untuk 'hari kemarahan' yang bisa terjadi pada hari Jumat di Gaza dan Tepi Barat setelah salat," ujarnya.

IDF lanjutnya tetap berada dalam kondisi siaga menghadapi setiap pelanggaran gencatan senjata. "Setiap serangan langsung direspon oleh kami," tuturnya.

Sementara itu dalam perkembangan terpisah, pasukan IDF menangkap 55 orang di wilayah Tepi Barat, atas dugaan melakukan aksi teror, dan gelombang kekerasan serta gangguan publik dalam beberapa hari terakhir. (Jpost.com)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved