Oposisi Mesir teruskan protes anti Mursi
Aktivis oposisi Mesir menyatakan akan terus melancarkan protes menentang presiden Mohammed Mursi yang menerbitkan dekrit untuk pemberian kekuasaan tanpa batas kepada dirinya.
Sabtu pagi, sejumlah orang kembali berkumpul kembali di lapangan. Sementara protes besar direncanakan akan digelar pada Selana (27/11) mendatang.
Di tempat terpisah, sejumlah pemrotes anti Mursi bentrok dengan polisi di dekat kantor kementrian dalam negeri pada Jumat (23/11).
Polisi menembakkan gas air mata dan para demonstran melemparkan bom molotov.
Mereka meneriakkan "Mursi adalah Mubarak... revolusi dimana-mana".
Lebih dari 100 orang terluka dalam peristiwa kekerasan itu, sementara kantor Ikhwanul Muslimin di kota Port Said, Suez and Ismailia, di serang.
Sementara itu, bentrok antar demonstran penentang dan pendukung Mursi terjadi di Alexandria.
Mursi menyatakan bahwa dia merupakan pengawal stabilitas politik, ekonomi dan sosial, tetapi dia ingin melihat "oposisi yang sesungguhnya, oposisi yang kuat".