Perusahaan Jepang Kamigumi Berharap Pelabuhan Cilamaya Segera Selesai
Kubo mengaku pertama kali ke Indonesia sejak 2002 dan terakhir tahun lalu.
Laporan Koresponden Tribunnews.com di Tokyo, Richard Susilo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kamigumi Co. Ltd, membentuk perusahaan forwarding (angkutan) patungan (Kamigumi 49 persen) yang terbentuk Desember tahun lalu. Kali ini dengan nama baru PT Kamigumi Logistics Indonesia dengan saham 99 persen Kamigumi Co.Ltd dan 1 persen PT Kamigumi Indonesia.
"Kami punya hubungan bisnis kuat dengan berbagai produsen mobil seperti Toyota, Daihatsu, Nissan dan sebagainya. Oleh karenanya kami merasakan sangat perlu membangun kerja sama yang lebih baik lagi dengan terutama perusahaan suku cadang di Indonesia. Kenyataan yang ada, berbagai kendaraan bermotor Jepang tersebut ada di Indonesia dan keinginan ini sebenarnya telah lama ada pada kami tapi baru sekarang terealisir," papar Masami Kubo, Chairman Kamigumi Co. Ltd khusus kepada Tribunnews.com, Rabu (23/7/2014) pagi.
Kubo mengaku pertama kali ke Indonesia sejak 2002 dan terakhir tahun lalu.
"Mungkin dalam waktu dekat ini akan ke Indonesia lagi karena kami melihat potensi pasar di Indonesia sangat besar dengan jumlah penduduk yang juga sangat banyak," kata Kubo.
Kamigumi yang berdiri tahun 1867 dengan modal setor kini 31,6 miliar yen, memiliki 706 karyawan dan juga 25 perusahaan di luar Jepang ini menginginkan pelabuhan laut di Cilamaya Jawa Barat segera selesai dikerjakan.
"Kalau melihat pelabuhan saat ini di Tanjung Priok itu sudah terlalu jauh dan sangat macet jalanan ke sana. Customer kami berbagai perusahaan Jepang banyak berada di dekat Cilamaya. Jadi kalau pelabuhan ini cepat selesai kami pun akan banyak terbantu," tambah Kubo.
Kubo yang juga Ketua Asosiasi Transportasi Pelabuhan Laut Jepang baru-baru ini bersama PM Shinzo Abe antara tanggal 9 hinggz 15 Januari lalu mengunjungi negara-negara di Afrika seperti Oman, Pantai Gading, Mozambik dan Ethiopia.
"Saya bersama pimpinan bisnis Jepang lain ikut ke dalam rombongan Abe," tekannya lagi.
Potensi pelabuhan dan bisnis di Indonesia yang semakin baik saat ini membuat Kamigumi ingin mendapatkan banyak proyek dari daerah pelabuhan seperti bisnis utamanya juga dilakukan di Jepang.
"Oleh karena itu Pelabuhan Cilamaya sangatlah penting bagi kami," akunya.
Di Eropa, Kamigumi Co Ltd bulan Februari 2014 membuka usaha patungan bersama perusahaan perdagangan besar Jepang, dan di Amerika sempat menutup usahanya dan kini hanya dalam kaitan rekan usaha saja dengan perusahaan Amerika. Pada hakekatnya perhatian utama kini di Asia, terlebih di Asia Tenggara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140723_105103_masami-kubo-chairman-kamigumi-coltd.jpg)