Mitsubishi Motors Investasi 60 Miliar Yen di Bekasi
Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Mitsubishi Corporation (MC) akan menginvestasikan sedikitnya 60 miliar yen di Bekasi.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Mitsubishi Corporation (MC) akan menginvestasikan sedikitnya 60 miliar yen di Bekasi untuk pembuatan pabrik mobilnya yang baru. Pembentukan perusahaan patungan dengan nama PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), modal usaha 20 miliar yen, bersama dengan rekanan lokal PT Krama Yudha (KY) membangun pabrik di GIIC Industrial Estate sekitar 37 km sebelah Timur Jakarta.
"Kita akan investasi besar bidang Motors di Indoenesia dalam waktu dekat ini," kata Ken Kobayashi, President Mitsubishi Corporation khusus kepada Tribunnews.com, Senin (16/3/2015) seusai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Hotel Imperial Tokyo.
Baik MMC, MC dan KY merupakan rekanan usaha dan menjual kendaraan bermotor sejak tahun 1970 dengan total kumulatif penjualan 1,3 juta unit selama ini untuk kendaraan komersial ringan dan sedan (penumpang umum) per 31 Desember 2014.
"Indonesia merupakan pasar yang sangat menarik untuk investasi dan kami berharap dapat dukungan pula dari pemerintah Indonesia," katanya.
Pabrik baru tersebut akan memiliki kapasitas produksi 16.000 unit per tahun dan akan mulai April 2017 dengan produksi lokalnya seperti pembuatan COLT L300, kendaraan versi baru MPV (multi-purpose vehicle) dan versi baru pula dari Pajero Sport yang akan di-asembling di pabrik barunya tersebut.
Poduksinya selain di ual di Indonesia juga akan dijual di negara-negara di ASEAN countries, dan diharapkan dapat memainkan peranan penting dalam penjualan di AsEAN selain pabrik Mitsubishi Motors yang lain di Laem Chabang Plant di Thailand.
Total investasi untuk pembuatan mobil baru tersebut sebesar 60 miliar yen.
Peletakan batu pertama pabrik baru ini rencananya dilakukan 24 Maret 2015.
MC telah terlibat dalam bisnis di Indonesia selama lebih dari 40 tahun mulai bisnis produksi sampai ke distribusi dan pelayanan kredit pinjaman. Kini dimulailah bisnis MC di bidang kendaraan bermotor tersebut untuk pertama kali di Indonesia.
Perusahaan baru ini, MMKI dengan pemegang saham KY sebesar 9 persen, MMC 51 persen dan MC sebesar 40 persen. Pabrik di atas tanah seluas 30 hektar dengan jumlah karyawan per Maret 2018 diperkirakan akan mencapai 3.000 pegawai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/msitus-mitsubishi-motor-bersama-chairman-osamu-masuko_20150317_131820.jpg)