Minggu, 10 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Tetapkan Batas Waktu 1 Bulan bagi AS soal Blokade Selat Hormuz, Termasuk Akhiri Perang

Iran menetapkan tenggat waktu satu bulan untuk mengamankan kesepakatan yang mencakup akses maritim dan mengakhiri blokade AS.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Iran telah menyerahkan proposal revisi 14 poin untuk kerangka perjanjian kepada AS.
  • Proposal Iran menetapkan tenggat waktu satu bulan yang ketat untuk mengamankan kesepakatan yang mencakup akses maritim dan mengakhiri blokade angkatan laut AS.
  • Proposal Iran juga menyinggung gencatan senjata yang langgeng di kedua front.

TRIBUNNEWS.COM - Iran telah menetapkan tenggat waktu satu bulan untuk negosiasi kesepakatan guna membuka kembali Selat Hormuz.

Tenggat waktu dari Iran juga untuk mengakhiri blokade angkatan laut Amerika Serikat (AS), serta mengakhiri perang di Iran dan Lebanon secara permanen, menurut laporan Axios pada Sabtu (2/5/2026).

Pada Kamis (30/4/2026), Iran telah menyerahkan proposal revisi 14 poin untuk kerangka perjanjian kepada AS.

Dua sumber yang mengetahui isi dokumen tersebut mengatakan, proposal itu menetapkan tenggat waktu satu bulan yang ketat untuk mengamankan kesepakatan yang mencakup akses maritim, mengakhiri blokade angkatan laut AS, dan gencatan senjata yang langgeng di kedua front.

"Jika mereka berperilaku buruk, jika mereka melakukan sesuatu yang buruk — tetapi untuk saat ini, kita akan lihat."

"Ada kemungkinan itu bisa terjadi, tentu saja," kata Presiden AS Donald Trump kepada wartawan pada hari Sabtu ketika ditanya apakah ia dapat memerintahkan serangan baru.

Menurut sumber-sumber tersebut, proposal ini membayangkan fase kedua hanya setelah kesepakatan awal tercapai, yang akan meluncurkan negosiasi tambahan selama satu bulan yang berfokus pada program nuklir.

Meskipun Trump mengatakan pada Jumat (1/5/2026) bahwa dia tidak puas dengan proposal Iran, dia mengatakan kepada wartawan pada hari Sabtu sebelum meninggalkan Palm Beach menuju Miami bahwa dia akan meninjaunya selama penerbangan.

"Saya sedang mempelajarinya. Nanti saya beri tahu," katanya.

"Mereka sudah memberitahu saya tentang konsep kesepakatannya. Sekarang mereka akan memberikan kata-kata pastinya," jelasnya.

Beberapa saat kemudian, Trump melontarkan pernyataan yang jauh lebih tajam di Truth Social, mengatakan bahwa dia "tidak dapat membayangkan hal itu dapat diterima" dan bersikeras bahwa Iran "belum membayar harga yang cukup mahal atas apa yang telah mereka lakukan terhadap umat manusia, dan dunia, selama 47 tahun terakhir."

Baca juga: Trump: AS Bisa Kembali Serang Iran Jika Mereka Berperilaku Buruk

Dalam pernyataan yang sama kepada media, Trump menggambarkan blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai tindakan yang "sangat ramah" dan tidak dipersoalkan, serta menegaskan bahwa hal itu tidak bertentangan dengan klaimnya bahwa permusuhan telah "diakhiri."

Iran Serukan Pencabutan Blokade

Rencana 14 poin Iran dilaporkan menyerukan pencabutan blokade angkatan laut AS, ganti rugi perang, dan pembebasan semua aset yang dibekukan.

Diberitakan Al Jazeera, Iran juga menginginkan jangka waktu 30 hari untuk menyelesaikan persyaratan perdamaian, sebuah jangka waktu yang bertentangan dengan preferensi Washington untuk transisi yang lebih panjang.

Upaya diplomatik ini dilakukan di tengah gencatan senjata rapuh selama tiga minggu yang telah menghentikan sementara perang AS-Israel terhadap Iran, yang dimulai pada akhir Februari 2026.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved